NIINDO.COM – Jepang merupakan negara destinasi liburan dan pendidikan dari seluruh penjuru dunia yang menjadikan negara ini terjadi banyak sekali akulturasi . ditambah lagi dengan banyaknya imigran dari Asia Tenggara dan Timur Tengah yang bekerja bahkan menetap betahun-tahun di negeri sakura ini yang mana memiliki keberagaman tersendiri.
Buat para orang Muslim jangan khawatir jika ingin bekerja ,berkuliah atau hanya sekedar liburan disana. Pasalnya, meskipun negara matahari terbit ini bukan negara islam tetapi disana kita tetap dapat menemukan tempat beribadah atau yang lebih dikenal dengan Masjid. Sudah tidak lagi bisa ber-alasan jika kalian ingin bolos sholat jumat nih. Di kota-kota besar sudah banyak masjid atau mushalla yang dibangun. Masjid tersebut bisa dibilang besar dan cukup megah loh, jadi gak kalah sama yang ada di Indonesia. Ini dia 3 Masjid yang wajib kalian kunjungi jika sedang berada di Jepang.
Masjid Kobe

Sumber : Google.com
Masjid Kobe atau lebih dikenal Masjid Muslim Kobe merupakan masjid pertama dan tertua yang ada di Jepang. Pembangunan masjid ini dilakukan dengan Pengumpulan donasi yang dilakukan oleh Komite Islam Kobe pada tahun1928 kemudian masjid ini mulai dibangun pada tahun 1935.
Lokasi masjid terletak di wilayah wisata Kobe yang mana banyak bangunan-bangunan tua dengan arsitektur Barat mengelilingi masjid tersebut. Masjid Kobe memiliki khas arsitektur ala India
Baca Juga : Aturan Baru Pengadilan Jepang, Seniman Tatto Tidak Perlu Lisensi
Gaya arsitektur masjid tersebut terbilang cukup unik. Pasalnya, Masjid Kobe dibangun dengan gaya tradisional India oleh arsitek asal Ceko yang bernama Jan Josef Svagr. Seorang arsitek terkenal yang membangun beberapa bangunan keagamaan lain di Jepang.
Pada saat Perang Dunia II Kota Kobe sempat dibom. Dan hebatnya bangunan masjid masih tetap berdiri tegak padahal bangunan-bangunan di sekitarnya hancur. Masjid tersebut hanya mengalami beberapa retakan di dinding bagian luar dan kaca jendela yang pecah.
Masjid ini juga pernah digunakan sebagai tempat pengungsian bagi para korban perang. Dan pada saat gempa bumi Great Hanshin pada 1995 yang tercatat sebagai salah satu gempa bumi terdahsyat di Jepang, masjid ini kembali hancur. Meskipun gempa bumi tersebut menyebabkan kerusakan yang besar pada Kobe, namun Masjid Kobe masih berdiri tegak hingga saat ini. Masjid ini dibuka untuk umum dan menjadi destinasi wisata halal unggulan di Jepang.
Baca Juga : Penculikan Warga Jepang Oleh Korea Utara Tidak Bertemu “Titik Terang”, PM Suga Revisi Menteri
Masjid Fukuoka

Sumber : Google.com
Masjid Fukuoka (Fukuoka Masjid Al-Nour Islamic Culture Center) merupakan masjid pertama di pulau Kyushu di Jepang. Masjid ini Dibangun pada tahun 2009 dan dibuka untuk umum pada tahun 2012. Bangunannya dapat menampung hingga 1000 orang. Karena pengaruh imigran, penduduk di wilayah perfektur Fukuoka kini banyak yang menjadi mualaf.
Masjid Fukuoka menjadi pusat agama dan budaya di pulau Kyushu. Selain dignakan untuk beribadah orang-orang non-Muslim bisa berkunjung ke masjid untuk sekadar melihat orang-orang Muslim saat shalat dan bermusyawarah mengenai isu tentang Islam baik dalam segi peribadatan, kebudayaan, tata cara menikah dalam Islam dan lainnya.
Masjid Fukuoka terdiri dari tiga lantai, lantai pertama digunakan untuk shaff laki-laki, lantai kedua diguanakan untuk shaff perempuan, lantai ketiga terdapat ruang kelas dan dapur yang umumnya digunakan warga sekitar untuk menuntut ilmu dan sesekali mengadakan demo masak. Di lantai paling dasar terdapat aula, perpustakaan dan dapur.
Masjid ini mudah dijangkau dengan transportasi umum karena Lokasi masjid ini tidak jauh dari stasiun JR Hakozaki.
Baca Juga : Kiprah Bulu Tangkis Jepang Seperti Menunggangi “Rollercoaster”?
Masjid Tokyo Camii

Sumber : Google.com
Masjid Tokyo Camii (Masjid Tokyo) merupakan masjid terbesar yang terletak di ibukota Jepang. Masjid ini memiliki ciri khas bangunannya yang diadaptasi dari konsep masjid yang ada di Turki. Masjid ini Dibangun pada tahun 1938 oleh Bashkir dan Tatar. Mereka adalah imigran dari Rusia . kemudian pembangunan masjid dimonitori oleh imam Masjid Tokyo pertama bernama Abdurresid Ibrahim dan Abdulhay Kurban Ali. Masjid ini mengalami penundaan pembangun karena adanya banyak kendala sehingga baru selesai pada bulan Juni tahun 2000. Masjid ini didesain oleh seorang arsitektur bernama Muharrem Hilmi Senalp. Material untuk pembanguanan masjid ini didatangkan langsung dari Turki.
Tokyo Camii dibangun oleh Komunitas Islam Turki di Jepang sebagai media pemersatu umat Islam di Jepang. Pada waktu dulu banyak muslim yang kesulitan mencari tempat beribadah, kini mereka lebih mudah untuk menemukannya.
Berdirinya Tokyo Camii di kota Tokyo tentu sangat berarti bagi umat muslim. Selain sebagai tempat beribadah, pembangunan masjid ini juga menandai diterimanya agama Islam di Jepang.
Masjid Tokyo saat ini lebih sering digunakan untuk tempat berkumpulnya umat Muslim dari penjuru Jepang dan sebagai pusat keagamaan. Nah, Buat kalian yang lagi ada di Tokyo ga ada alasan buat ga sholat jumat yaa
Nah, itu dia tiga masjid yang ada di Jepang yang wajib kalian kunjungi. pastinya menarik dan cocok buat kamu yang lagi jalan-jalan. Jadi jangan berfikir kalau dijepang tidak ada masjidnya yaa. Sebenarnya ada banyak kok. Meskipun minoritas, tetapi diterima di Jepang
Tonton Juga :
https://www.youtube.com/watch?v=Kx2Fq3RmGJ4&t=1s
