NIINDO – Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio mengatakan Partai Demokratik Liberal (LDP) yang berkuasa akan terus membahas aturan-aturan baru bagi faksi-faksinya dalam rangka memulihkan kepercayaan publik, di tengah skandal dana politik yang melibatkan kelompok tersebut.
Kishida menyampaikan pernyataan itu kepada wartawan pada Jumat (19/01/2024). Perdana Menteri mengatakan pada Kamis bahwa dirinya sedang mempertimbangkan untuk membubarkan faksi tersebut yang ia pimpin sebelumnya.
Gugus tugas LDP untuk reformasi politik telah memulai diskusi mengenai keperluan adanya faksi-faksi.
BACA JUGA : Uniqlo Gugat Peritel Pakaian Shein atas Dugaan Tas “Tiruan”
Ketika ditanya bagaimana ia akan menangani perdebatan ini, Kishida mengatakan bahwa masyarakat curiga faksi-faksi itu hanya bertujuan untuk mengumpulkan uang dan mendapatkan jabatan. Ia menuturkan bahwa partai harus mempertimbangkan untuk menyusun aturan baru bagi kelompok kebijakan guna mendapatkan kembali kepercayaan publik.
Kishida mengatakan, ia menyinggung kemungkinan pembubaran faksi yang sebelumnya ia pimpin dengan tujuan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap politik. Namun, ia menyatakan tidak dalam posisi untuk mengatakan bagaimana faksi-faksi lain dalam LDP harus menanggapi hal ini.
Mengenai upaya untuk mengklarifikasi detail skandal penggalangan dana tersebut, Kishida mengatakan akan mempertimbangkan tanggapannya pada waktu yang tepat setelah melihat hasil penyidikan jaksa.
Dikutip dari NHK NEWS
