NIINDO.COM – Raksasa pakaian Jepang, Uniqlo, menggugat saingannya dari Cina, Shein, atas dugaan meniru desain tas bahu populernya. Uniqlo menuntut agar peritel Cina tersebut berhenti menjual tas itu dan membayar ganti rugi sekitar 1 juta dolar.
Jaringan toko pakaian kasual Jepang tersebut mengatakan telah mengajukan gugatan terhadap operator Shein di Pengadilan Distrik Tokyo pada 28 Desember. Gugatan itu menyatakan bahwa Shein menjual produk yang sangat mirip dengan Tas Bahu Mini Bulat buatan Uniqlo.
Operator Uniqlo menyatakan pihaknya mengambil sikap tegas terhadap tindakan apa pun yang melanggar kekayaan intelektualnya.
Baca juga : Aktivitas Seismik Masih Mengguncang Wilayah Noto
Shein menjajakan pakaian di lebih dari 150 negara secara daring tanpa toko fisik. Produk-produknya yang dijual dengan harga murah diproduksi di pabrik-pabrik pakaian skala kecil dan menengah di Cina dan telah menarik banyak perhatian di kalangan perempuan muda di Amerika Serikat serta negara-negara lain.
Seorang juru bicara Shein mengatakan kepada NHK bahwa pihaknya menghormati hak kekayaan intelektual perusahaan lain dan menganggap serius setiap klaim yang melanggar hak tersebut.
Dikutip dari NHK NEWS
