NIINDO.COM – Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio mengindikasikan bahwa pemerintah akan melakukan upaya maksimal untuk menyediakan kondisi kehidupan yang lebih baik bagi para penyintas gempa besar yang melanda Ishikawa dan provinsi sekitarnya.
Kishida mengunjungi Ishikawa pada Minggu (14/01/2024) untuk pertama kalinya sejak bencana terjadi pada Hari Tahun Baru.
Ia bertemu dengan personel Pasukan Bela Diri (SDF), polisi, serta pemadam kebakaran yang terlibat dalam operasi pencarian dan pengiriman makanan serta perbekalan lainnya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada personel yang bekerja di lingkungan yang berat. Ia meminta mereka berbelas kasih dan berusaha meredakan kegelisahan para pengungsi.
Kishida kemudian mengunjungi sebuah SMP di Kota Wajima yang telah dijadikan sebagai tempat penampungan darurat.
Pejabat setempat mengatakan kepadanya bahwa warga enggan pindah ke hotel dan penginapan di luar komunitas mereka, yang dikenal sebagai evakuasi sekunder, karena kekhawatiran akan masa depan mereka.
Baca juga : Kelonggaran Bagi Peserta Ujian Masuk Universitas yang Terdampak Gempa
Para pejabat juga mengatakan mereka sangat membutuhkan tempat tinggal sementara, dan penyakit menular menyebar di antara para pengungsi.
Kishida mengatakan situasinya masih tegang, tetapi meminta mereka tetap kuat, dan menambahkan bahwa pemerintah akan melakukan semua yang bisa dilakukan bagi mereka.
Pada hari yang sama, perdana menteri berbicara dengan para pengungsi di tempat penampungan di Kota Suzu.
Seorang perempuan mengatakan evakuasi sekunder sulit dilakukan bagi orang-orang seperti dirinya yang memiliki pekerjaan dan anak-anak usia sekolah.
Kishida mengatakan ia memahami bahwa para pengungsi tidak dapat memutuskan untuk pindah meskipun untuk sementara jika mereka tidak yakin apakah mereka dapat kembali suatu hari nanti.
Ia mengatakan pemerintah akan membantu membangun perumahan sementara sambil mendorong evakuasi sekunder agar masyarakat yang terdampak dapat memiliki prospek di masa depan.
Dikutip dari NHK NEWS
