NIINDO – Pelamar masuk ke universitas-universitas Jepang sudah mulai mengikuti ujian masuk standar. Pengaturan khusus tersedia bagi mereka yang terkena dampak gempa pada Hari Tahun Baru.
Ujian tahunan dua hari itu dimulai pada Sabtu (13/01/2024) di 668 lokasi di seluruh negeri. Lebih dari 490.000 pelamar dapat menggunakan hasilnya untuk proses penyaringan di 864 institusi akademik.
BACA JUGA : Organisasi Nirlaba Jepang Kesulitan Membuat Arsip Catatan Penyintas Bom Atom
Pelamar yang terkena dampak gempa dan tidak dapat mengikuti ujian di Provinsi Ishikawa berhak mengikuti ujian susulan pada akhir bulan ini.
Peserta tersebut dapat mengikuti ujian saat ini atau ujian susulan meskipun mereka kehilangan kartu ujian masuk karena gempa. Mereka juga dibebaskan dari persyaratan untuk memberikan dokumen identitas dan foto wajah guna mendapatkan kartu masuk sementara.
Dikutip dari NHK NEWS
