Beranda » Pengawas PLTN Jepang Pertimbangkan Kaji Ulang Langkah Antigempa

Pengawas PLTN Jepang Pertimbangkan Kaji Ulang Langkah Antigempa

NIINDO – Otoritas Regulasi Nuklir (NRA) Jepang membahas masalah yang terjadi di sebuah PLTN setelah terdampak gempa bumi dahsyat pada 1 Januari.

Otoritas itu menyerukan untuk mempelajari jika perlu mengkaji langkah antigempa di PLTN Shika di Provinsi Ishikawa dan PLTN lainnya.

Gempa melanda Kota Shika di pantai Laut Jepang, lokasi PLTN tersebut. Gempa di kota itu tercatat 7 pada skala seismik Jepang, yang merupakan tingkat tertinggi.

Gempa tersebut merusak pipa trafo yang digunakan untuk memasok listrik dari luar ke dua reaktor PLTN itu, sehingga mengakibatkan bocornya minyak untuk insulasi dan pendinginan. Sebagian dari sistem catu daya masih tidak dapat digunakan.

Operator PLTN tersebut, Perusahaan Tenaga Listrik Hokuriku, mengatakan PLTN itu telah menggunakan cara lain untuk memasok listrik ke peralatan penting, seperti yang digunakan untuk mendinginkan kolam bahan bakar nuklir bekas pakai.

BACA JUGA : Bandara Jepang Stop Gunakan Perintah “Nomor 1” Untuk Lepas Landas

Anggota NRA mengungkapkan pandangannya dalam pertemuan yang diadakan pada Rabu (10/01/2024).

Salah seorang anggota menyebutkan bahwa potensi kerusakan pada trafo yang masih bertahan akibat gempa susulan di masa depan harus dipertimbangkan. Anggota tersebut menambahkan bahwa penyebab masalah harus diklarifikasi, sementara upaya untuk mengembalikan fungsi peralatan yang rusak harus dipercepat.

Anggota lain mengatakan sejumlah kasus yang melibatkan listrik tidak dapat disuplai karena kerusakan di dalam PLTN belum dipertimbangkan. Orang itu menyerukan untuk mempelajari jika tindakan yang relevan harus diperketat atau tidak.

Sekretariat NRA berencana mempercepat pemulihan trafo yang rusak dan mengidentifikasi penyebab permasalahannya. Hal ini juga bertujuan untuk mempelajari jika akan meninjau langkah antigempa.

Dikutip dari NHK NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.