Beranda » Bandara Jepang Stop Gunakan Perintah “Nomor 1” Untuk Lepas Landas

Bandara Jepang Stop Gunakan Perintah “Nomor 1” Untuk Lepas Landas

NIINDO.COM – Telah mendapat informasi bahwa instruksi “nomor 1” pemandu lalu lintas udara yang mengindikasikan perintah bagi pesawat untuk lepas landas di bandara Jepang tidak akan digunakan untuk saat ini.

Langkah ini dilakukan setelah salah tafsir atas frasa tersebut bisa jadi telah menyebabkan tabrakan mematikan pekan lalu antara pesawat penumpang Japan Airlines (JAL) dan pesawat Pasukan Penjaga Pantai Jepang di landasan pacu Bandara Haneda, Tokyo.

Pesawat Pasukan Penjaga Pantai tersebut diyakini dengan keliru memasuki landasan pacu setelah pilotnya mungkin salah mengartikan “nomor 1” sebagai izin untuk lepas landas. Pemandu lalu lintas udara dan pilot JAL dilaporkan tidak menyadari lokasi pesawat tersebut.

NHK telah mendapat kabar mengenai langkah-langkah keselamatan darurat yang disusun oleh kementerian perhubungan setelah kecelakaan tersebut.

Dokumen tersebut mengatakan pemandu lalu lintas udara akan memberikan izin lepas landas tanpa memberi tahu pilot tentang urutannya. Kebijakan ini akan berlaku di Haneda dan bandara lain di seluruh Jepang.

Baca juga : Landasan Pacu Lokasi Tabrakan di Bandara Haneda Kembali Dibuka

Angka-angka yang mewakili urutan lepas landas banyak digunakan di bandara-bandara di seluruh Jepang. Istilah tersebut digunakan sebagai informasi praktis untuk memfasilitasi kelancaran operasi penerbangan, bukan sebagai instruksi oleh pemandu lalu lintas udara.

Langkah-langkah keselamatan lainnya mengharuskan maskapai penerbangan untuk memantau secara ketat landasan pacu dari kokpit selama lepas landas dan mendarat.

Dokumen tersebut juga mengatakan pihak berwenang akan membuat pilot lebih sadar akan ketentuan pemandu lalu lintas udara dalam memasuki landasan pacu.

Garis berhenti sebelum memasuki landasan pacu akan dicat dengan warna yang lebih terlihat di bandara-bandara, termasuk Haneda, Narita, Osaka, dan Kansai.

Kementerian Perhubungan Jepang baru-baru ini membuat pos pemandu udara baru yang bertugas memantau layar secara konstan guna memastikan lokasi pesawat-pesawat di Bandara Haneda.

Dikutip dari NHK NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.