
NIINDO - Di tengah indahnya musim gugur Jepang, warga Shirakawa-go, Prefektur Gifu, menunjukkan bahwa menjaga warisan budaya bukan hanya tentang melestarikan bangunan, tetapi juga melindungi kehidupan di dalamnya.
Pada Minggu (25 Oktober 2026), warga dan petugas pemadam kebakaran sukarelawan menggelar latihan pencegahan kebakaran. Sebanyak 60 meriam air menyemprotkan air ke rumah-rumah tradisional beratap jerami yang dikenal sebagai Gassho-zukuri.
Baca juga : Stasiun Maglev di Kanagawa Dibuka untuk Publik, Proyek Ditargetkan Rampung 2030
Pemandangan semburan air yang melengkung di antara pepohonan berwarna-warni menarik perhatian banyak pengunjung. Namun, di balik keindahannya, latihan ini memiliki tujuan penting: melindungi desa bersejarah dari ancaman kebakaran.
Di Shirakawa-go, api unggun dan kembang api dilarang sebagai langkah pencegahan. Hal ini menjadi pengingat bahwa keindahan warisan dunia membutuhkan kepedulian dan tanggung jawab bersama.
Pesan yang bisa kita petik: melestarikan budaya bukan hanya tugas pemerintah atau petugas, melainkan tanggung jawab semua orang. Sebab, warisan berharga hanya akan bertahan jika kita bersama-sama menjaganya untuk generasi mendatang.
https://youtu.be/8aHPSz3hEn0?si=ELv-HJqL71voiM4P
