ホーム Pendidikan KBRI Tokyo Buka Jalan Agar WNI di Jepang Bisa Kuliah Jarak Jauh...

KBRI Tokyo Buka Jalan Agar WNI di Jepang Bisa Kuliah Jarak Jauh di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

88
0

NIINDO.COM –  “Program kuliah jarak jauh ini dapat menjadi contoh ke depan untuk direplikasi di negara-negara lain yang jumlah pegawai migran asal Indonesia sangat banyak seperti Tiongkok dan Korea”, terang Duta Besar LBBP RI untuk Jepang, Heri Akhmadi usai menandatangani secara virtual Kesepakatan Kerja Sama Pendidikan Jarak Jauh KBRI Tokyo dengan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) di Tokyo, 24 Februari 2021. Dubes Heri didampingi Wakil Kepala Perwakilan RI, Tri Purnajaya dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Yusli Wardiatno.

BACA JUGA : Jepang Pertimbangkan Cabut Status Keadaan Darurat

Kesepakatan kerja sama untuk menyelenggarakan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) pada tingkat pendidikan tinggi ini ditujukan untuk memperluas Akses Pendidikan Vokasi Di Luar Negeri. Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Yusli Wardiatno mengemukakan bahwa penyelenggaraan program ini akan membuka akses pendidikan bagi pekerja migran Indonesia yang jumlahnya mencapai 36.000 dan sebagian besar masih berstatus pegawai magang (Kenshusei).

Hadir secara virtual dalam pertemuan tersebut Direktur PENS, Dr. Zainal Arief yang memaparkan kesiapan PENS untuk penyelenggaraan PJJ ini. Sementara itu Direktur Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Benny Bandanadjaja  dalam sambutannya menyatakan bahwa Kemdikbud sangat menyambut baik dan akan mendukung program ini.

Kemdikbud akan segera memfasilitasi bantuan pembiayaan bagi politeknik di Indonesia yang menjalin kerja sama double degree dengan perguruan tinggi di luar negeri. 

Acara penandatanganan juga dihadiri oleh Koordinator Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) Center Gatot Hari Priowirjanto serta lebih dari 200 undangan asal sekolah menengah atas/kejuruan di Indonesia. KBRI Tokyo

Sistem PJJ menjadi cara terbaik saat ini bagi para pekerja migran karena tidak mengganggu waktu kerja, dan selain akan memperoleh ilmu pengetahuan yang diajarkan serta ijazah, mereka juga akan mendapatkan pengayaan bahasa Jepang sehingga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Jepang hingga lulus N4 atau N3. Dengan demikian maka diharapkan ke depan akan mampu meningkatkan statusnya menjadi Specified Skilled Worker (Tokutei Gino) yang kebutuhannya di Jepang belum dapat dipenuhi oleh pekerja asal Indonesia.

返事を書く

あなたのコメントを入力してください。
ここにあなたの名前を入力してください