Beranda » Flu Burung dari Dua Musim Gugur-Semi Terakhir Kembali Melanda Jepang

Flu Burung dari Dua Musim Gugur-Semi Terakhir Kembali Melanda Jepang

NIINDO – Sebuah lembaga penelitian yang menganalisis virus flu burung sangat patogen yang terdeteksi di Jepang utara pada Oktober mengatakan bahwa virus tersebut adalah jenis yang sama dengan yang ditemukan di negara ini selama dua musim sebelumnya, dari musim gugur hingga musim semi.

Kasus pertama musim ini ditemukan bulan lalu pada seekor burung gagak liar yang mati di Kota Bibai, Provinsi Hokkaido.

Organisasi Riset Pertanian dan Pangan Nasional menyatakan analisis genomnya menunjukkan galur virus H5N1 memiliki genotipe yang sama dengan salah satu virus yang terdeteksi di Jepang pada musim gugur hingga semi tahun 2021 dan 2022.

Organisasi itu mengatakan tidak menemukan mutasi genetik yang dapat membuat virus lebih menular ke mamalia, dan kecil kemungkinan manusia akan tertular.

BACA JUGA : Petani Rumput Laut di Saga Bertekad Merebut Kembali Mahkota Nasional

Serangkaian wabah flu burung melanda peternakan unggas dan fasilitas lainnya di seluruh Jepang pada musim lalu. Jumlah ayam dan unggas lainnya yang dimusnahkan mencapai rekor tertinggi.

Uchida Yuko dari organisasi tersebut mengatakan deteksi jenis virus yang sama seperti musim lalu menunjukkan kemungkinan penularan berkelanjutan di antara burung-burung yang bermigrasi.

Uchida mendesak peternakan unggas dan fasilitas lainnya untuk mewaspadai virus ini karena telah terdeteksi di Jepang.

Dikutip dari NHK NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.