ホーム Business Dubes HERI AKHMADI Yakinkan Kalangan Bisnis Jepang Terkait Berbagi Kemudian Berinvestasi Di...

Dubes HERI AKHMADI Yakinkan Kalangan Bisnis Jepang Terkait Berbagi Kemudian Berinvestasi Di Indonesia

148
0

NIINDO.COM – “Di saat lebih dari 120 negara telah diturunkan credit rating-nya ke negatif oleh Japan Credit Rating (JCR), Indonesia justru mendapatkan credit rating pada BBB dengan outlook yang stabil. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki ketahanan yang baik terhadap external shock“,

Demikian ditegaskan Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi dalam paparan kuncinya pada dua kegiatan penting, yakni Indonesia – Japan Economic Committee Meeting of KEIDANREN dan ASEAN – Japan Centre: Ambassador Lecture.

BACA JUGA : Polisi Siapkan Pencegahan, Mudik Lebaran Dilarang

seperti dilansir dari KBRI tokyo. Secara maraton, Dubes Heri Akhmadi diundang oleh KEIDANREN (KADIN Jepang) dan ASEAN-Japan Center (AJC) untuk menyampaikan paparan perkembangan ekonomi Indonesia di tengah pandemi COVID-19.

Dubes Heri Akhmadi meyakinkan bahwa Pemerintah Indonesia tengah melakukan upaya serius untuk melakukan reformasi struktural guna ciptakan iklim investasi yang semakin kondusif.

Hal ini antara lain terlihat dengan hadirnya Omnibus Law UU Cipta Kerja yang menjadi game changer dengan merampingkan dan memangkas kendala birokrasi di sektor investasi agar lebih tepat sasaran.

BACA JUGA : Api Obor Olimpiade Tokyo 2021 Berkobar di Fukushima Jepang

Dubes Heri Akhmadi juga memperkenalkan Lembaga Sovereign Wealth Fund Indonesia yang dinamakan Indonesia Investment Authority atau INA sebagai basis untuk memperkuat iklim investasi. “Saya mengundang kalangan bisnis Jepang untuk menanamkan modalnya pada aset-aset strategis yang ditawarkan di INA, seperti proyek jalan tol, pembangunan bandara baru, pelabuhan dan sektor-sektor potensial lain seperti esehatan, pariwisata dan tech-park. 

Dewan Direksi INA akan memastikan penerapan due diligence terhadap aset-aset brownfield maupun greenfield yang ditawarkan”, ungkap Dubes Heri Akhmadi.

Merespon undangan tersebut, kalangan bisnis Jepang secara umum memberikan tanggapan yang positif dan menyatakan siap untuk bekerja sama secara erat guna kemajuan ekonomi Indonesia – Jepang.

“Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Indonesia yang telah mendetailkan regulasi turunan Omnibus Law dan menyambut baik tawaran berpartisipasi di sektor-sektor prioritas di Indonesia”, tegas Fumiya KOKUBU, Chairman of the Board Marubeni yang juga merupakan Co-Chair Komite Ekonomi Indonesia – Jepang KEIDANREN.

Senada dengan KEIDANREN, Sekjen ASEAN Japan Center, Masataka FUJITA tegaskan komitmen AJC untuk bersama-sama mempererat kerja sama bilateral Jepang dengan negara-negara di Kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Inisiatif Omnibus Law dan pendirian INA merupakan terobosan yang patut diapresiasi dan diharapkan akan semakin meningkatkan investasi Jepang di Indonesia.

返事を書く

あなたのコメントを入力してください。
ここにあなたの名前を入力してください