Beranda » Dialog Dengan PPI Jepang, Dubes Heri Akhmadi Minta Sumbang Ide Pemulihan Ekonomi Indonesia

Dialog Dengan PPI Jepang, Dubes Heri Akhmadi Minta Sumbang Ide Pemulihan Ekonomi Indonesia

NIINDO.COM –  Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi Sabtu (12/12) berdialog dengan pengurus Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Pusat Jepang. Acara yang difasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka ini, berlangsung di KJRI Osaka.

Dubes Heri Akhmadi dalam sambutannya berharap PPI dapat menyumbangkan gagasan kepada Pemerintah Indonesia yang saat ini tengah melakukan pemulihan perekonomian yang terdampak akibat pandemi Covid-19 (Virus Corona).

“Kalau bisa PPI bisa menghasilkan rekomendasi atau gagasan. Khususnya kaitannya kerjasama dengan pihak Jepang yang bisa kita terapkan di Indonesia”, ujar Heri Akhmadi.

Lebih lanjut Heri Akhmadi menggambarkan lemahnya struktur industri yang ada di Indonesia karena sangat tergantung dengan bahan baku impor.

Baca juga : Promosikan SWF Indonesia, Menko Luhut & Menteri Erick Thohir Lobi Jepang

“Terutama di dunia farmasi. Kita baru sadar bahwa 95% industri farmasi, tekstil dan lainnya yang sangat bergantung pada bahan baku impor”, lanjut Heri Akhmadi.

Untuk kedepannya, Heri Akhmadi meminta ada komunikasi yang terjalin antara KBRI Tokyo KJRI Osaka dengan PPI Jepang. Khususnya menyangkut hasil penelitian yang juga bisa dikembangkan di masing-masing kampus dan perusahaan di Jepang.

KBRI Tokyo Berencana Bangun Program Konseling Untuk Mahasiswa Indonesia Di Jepang

Dubes RI untuk Jepang Heri Akhmadi juga berencana membuat program konseling untuk para mahasiswa Indonesia di Jepang yang difasilitasi KBRI Tokyo.

“Saya juga sudah Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) ajukan anggaran untuk membuat semacam channel konseling untuk para mahasiswa yang menghadapi masalah apapun termasuk soal keuangan”, kata Heri Ahmadi.

Atdikbud Tokyo Yusli Wardiatno menjelaskan awal 2021 nanti KBRI Tokyo akan membangun pelayanan konseling bagi para mahasiswa Indonesia di Jepang.

“Pelayanan konseling anggota PPI diharapkan dapat dimulai pada triwulan pertama tahun 2021. Utk mekanisme KBRI akan menggandeng PPI Jepang dalam penyiapannya”, jelas Yusli Wardiatno.

Dalam kesempatan yang sama Konsul Jenderal RI di Osaka Mirza Nurhidayat memastikan KJRI Osaka terus menjalin komunikasi dengan PPI wilayah Kansai. Khususnya selama masa Pandemi Virus Corona.

“Selama pandemi ini banyak yang terdampak dari para mahasiswa dan pelajar”, ujar Mirza Nurhidayat.

Sementara itu Ketua Umum PPI Pusat Jepang Yudi Ariesta Chandra berharap ada pekerjaan bersama untuk program kerja PPI dengan KBRI Tokyo dan KJRI Osaka.

“Saat ini kami fokus lakukan pendataan anggota. Jumlah pelajar dan mahasiswa ada 7000. Sementara dari data sensus yang kami lakukan ada 2000 an. Kami juga coba membuat pendataan berbasis website PPI Japan”, kata Yudi Ariesta Chandra. (Andylala)

Baca juga :  Osaka Undang Indonesia Dalam World Expo 2025

Tonton juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.