Beranda » Bisnis Lokal Merugi Akibat Gempa Semenanjung Noto

Bisnis Lokal Merugi Akibat Gempa Semenanjung Noto

NIINDO.COM – Dunia usaha di Prefektur Ishikawa masih berjuang untuk bangkit kembali setelah gempa pada 1 Januari.

Kerusakan akibat gempat memaksa produsen suku cadang elektronik, Murata Manufacturing, menghentikan operasi di tiga pabrik anak perusahaan suku cadang ponselnya.

Perusahaan ini berharap dapat membuka kembali pabrik tersebut antara awal Februari dan pertengahan Mei, atau setelahnya.

Anak perusahaan Toshiba, Kaga Toshiba Electronics, baru saja membuka kembali pabrik yang memproduksi semikonduktor daya untuk mobil dan produk lainnya.

Baca juga : Ekspor Pangan Jepang Capai Rekor Tertinggi

Sementara itu, Sanken Electric hanya menjalankan sebagian lini produksinya di dua dari tiga pabrik di Ishikawa. Perusahaan ini juga membuat modul yang mengandung semikonduktor daya kendaraan. Perusahaan tersebut mengatakan tidak ada prospek pembukaan kembali secara penuh dalam waktu dekat.

Nelayan setempat juga mengalami kesulitan. Ishikawa terkenal dengan kepiting salju dan ikan kakap putih. Gempa menyebabkan dasar laut terangkat yang berdampak pada 60 dari 69 pelabuhan perikanan di prefektur tersebut.

Kementerian Perikanan mengatakan setidaknya 18 di antaranya tidak dapat digunakan sama sekali dan sembilan lainnya tidak dapat digunakan sebagian.

Kementerian berencana melakukan survei pada bulan ini untuk mempelajari perbaikan dan mengetahui tindakan yang ingin dilakukan oleh orang-orang di industri ini.

Sudah ada kekhawatiran bahwa beberapa orang akan meninggalkan profesinya jika dampaknya terus berlanjut.

Dikutip dari NHK WORLD JAPAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.