NIINDO – Yen Jepang sempat jatuh di bawah 151,97 per dolar pada Rabu (27/03/2024) untuk pertama kalinya sejak Juli 1990.
Investor makin banyak yang menjual yen dan membeli dolar. Pernyataan anggota dewan kebijakan bank sentral Jepang (BOJ) juga berpengaruh. Ia mengatakan dalam pidatonya bahwa menurutnya lingkungan moneter yang longgar akan tetap berlaku untuk saat ini.
Baca juga : Fukuoka Memulai Tes SIM Komersial dalam Bahasa Asing
Yen terus melemah terhadap dolar sejak keputusan moneter BOJ pada 19 Maret.
Menteri Keuangan Jepang Suzuki Shunichi mengatakan kepada wartawan bahwa ia mencermati pasar dan tidak mengesampingkan opsi apa pun untuk merespons dengan tegas. Sumber-sumber pasar mengatakan terdapat peningkatan kehati-hatian di kalangan investor yang waspada terhadap intervensi pemerintah untuk menjaga yen tetap terkendali.
Dikutip dari NHK WORLD JAPAN
