NIINDO – Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan dini bagi warga di wilayah selatan dan utara Kyushu untuk mewaspadai hujan lebat yang diperkirakan berlangsung hingga awal pekan ini. Kondisi atmosfer yang sangat tidak stabil dipicu oleh pergerakan udara hangat dan lembap menuju front hujan musiman di selatan Jepang.
Dalam keterangan resmi pada Senin (9/6/2025), otoritas cuaca menyatakan bahwa gumpalan awan hujan lebat berpotensi terbentuk, khususnya di Prefektur Kagoshima di bagian selatan Kyushu. Wilayah Amami, menurut prakiraan, kemungkinan besar tidak akan terdampak langsung.
Selain itu, hujan deras yang disertai kilat lokal juga diperkirakan terjadi di wilayah Kyushu utara. Dalam 24 jam ke depan hingga Selasa pagi (10/6/2025), curah hujan diperkirakan mencapai 200 milimeter di Kyushu selatan dan 150 milimeter di Kyushu utara.
Baca juga : Musim Hujan Dimulai di Jepang Barat Daya dan Berakhir di Okinawa
Front hujan musiman diperkirakan akan terus bergerak ke utara secara bertahap hingga Rabu (11/6/2025), dan bertahan di wilayah Jepang bagian barat dan timur. Selama 24 jam hingga Rabu pagi, wilayah Kyushu utara diperkirakan menerima curah hujan hingga 200 milimeter, sedangkan Kyushu selatan dan Prefektur Yamaguchi masing-masing sekitar 120 milimeter.
Badan Meteorologi Jepang mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap berbagai potensi bencana, termasuk tanah longsor, banjir di daerah rendah, meluapnya sungai, sambaran petir, angin kencang, serta kemungkinan terbentuknya tornado.
Warga diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini, menghindari daerah berisiko, dan segera mengungsi jika terdapat instruksi dari pemerintah setempat.
Jika Anda menginginkan versi ringkas untuk media sosial atau siaran radio, saya dapat bantu menyesuaikan juga.
Dikutip dari NHK NEWS
