NIINDO – Badan Meteorologi Jepang mengatakan musim hujan telah tiba di dua wilayah barat daya dan telah berakhir di Prefektur Okinawa.
Badan tersebut pada Minggu (08/06/2025) pukul 11 pagi mengumumkan bahwa musim hujan dimulai di wilayah Kyushu utara dan Shikoku, serta berakhirnya musim hujan di Okinawa.
Awal musim hujan empat hari lebih lambat dari rata-rata untuk Kyushu utara dan tiga hari lebih lambat untuk Shikoku, tetapi sembilan hari lebih awal dari tahun lalu untuk kedua wilayah tersebut.
Berakhirnya musim hujan di Okinawa merupakan yang paling awal sejak badan tersebut mulai menggunakan statistik yang sekarang digunakan. Musim hujan berakhir pada hari yang sama dengan musim tahun 2015.
Baca juga : Anak Kembar Beruang Kutub Tampil Perdana di Bunbin Sendai
Di Kyushu selatan, tempat musim hujan dimulai lebih awal, udara hangat dan lembap di wilayah tersebut meningkatkan intensitas hujan di wilayah terbatas.
Hujan dengan curah 53 milimeter tercatat hanya dalam waktu satu jam pada Minggu pagi di Kota Yakushima, Prefektur Kagoshima. Curah hujan serupa diperkirakan terjadi di Kyushu utara mulai Senin (09/06/2025).
Curah hujan maksimum yang diperkirakan selama 24 jam ke depan hingga Senin pagi adalah 80 milimeter di Kyushu utara, tempat musim hujan baru saja dimulai, dan 120 milimeter di Kyushu selatan. Curah hujan yang diperkirakan selama 24 jam berikutnya hingga Selasa (10/06/2025) pagi adalah 150 milimeter untuk kedua wilayah.
Baca juga : Musim Pendakian Taman Nasional Oze Resmi Dibuka
Fron hujan musiman diperkirakan akan tetap berada di Jepang barat dan timur untuk beberapa waktu, sehingga curah hujan lebih banyak.
Badan Meteorologi menganjurkan warga waspada terhadap tanah longsor, banjir di daerah dataran rendah, dan sungai yang meluap.
Dikutip dari NHK NEWS
