Beranda » Warga Jepang dan Media Massa Banyak Menyoroti Pemilu di Indonesia Saat Ini

Warga Jepang dan Media Massa Banyak Menyoroti Pemilu di Indonesia Saat Ini

NIINDO – Warga Jepang dan media massa Jepang banyak menyoroti Pemilu 2024 di Indonesia saat ini.

Mulai NHK, Asahi, Yomiuri, Nikkei, Sankei, Fuji, NTV dan semua media besar Jepang memberitakan pemilu di Indonesia dengan berbagai visinya.

“Saya suka Indonesia dan sedang mengamati pemilu saat ini siapa kira-kira yang akan jadi Presiden mendatang ya,” papar Akiko Umemiya warga Tokyo yang suka kepada Indonesia kepada Tribunnews.com Rabu (14/2/2024).

Dalam berbagai chat masyarakat Jepang tidak sedikit yang menjagokan dan mengharapkan Ganjar sebagai Presiden Indonesia mendatang.

Termasuk para pengusaha Jepang tampaknya lebih memilih Ganjar untuk Presiden Indonesia mendatang.

Tetapi tidak sedikit pula yang menyebutkan Prabowo sebagai saingan yang populer di Indonesia.

BACA JUGA : Antusiasme WNI di Jepang dalam Pemilihan Presiden Indonesia Tahun 2024

“Ada kritik atas keterlibatan Prabowo dalam penculikan aktivis demokrasi di masa lalu, dan fokusnya adalah pada apakah ia dapat memenangkan mayoritas yang diperlukan untuk dipilih. Jika setiap kandidat gagal mencapai mayoritas, pemilihan putaran kedua akan diadakan pada Juni 2024 antara dua kandidat teratas. Banyak perusahaan Jepang berekspansi ke Indonesia, dan hasil pemilu menarik perhatian,” ungkap Fuji TV hari ini (14/2/2024).

Lain lagi komentar koran besar Jepang Yomiuri.

“Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, 72, yang telah menempatkan putra sulung Jokowi sebagai pasangannya, berada di jalur untuk memenangkan mayoritas. Dia mengimbau kaum muda dengan musik dan tarian di rapat umum, dan kampanye kampanyenya mengalihkan perhatian dari tuduhan keterlibatannya dalam tindakan keras terhadap aktivis demokrasi sebagai perwira militer senior. Dia juga telah merilis karakter gambarnya sendiri di SNS untuk menciptakan rasa keramahan. Di Indonesia, mayoritas dari sekitar 200 juta pemilih yang memenuhi syarat berusia di bawah 40 tahun, dan strateginya adalah untuk menarik kaum muda, yang akan sangat mempengaruhi hasil pemilu,” tulis Yomiuri hari ini (14/2/2024).

BACA JUGA : Pemerintah Gandeng Jepang Susun Pengembangan TOD di Jabodetabek

Selanjutnya Yomiuri juga menambahkan, “Jokowi, yang telah menekankan netralitas, secara bertahap memperkuat dukungannya untuk Pak Prabowo.

Juga telah ditunjukkan bahwa Jokowi ingin mempertahankan pengaruhnya di pemerintahan setelah meninggalkan kantor. Dia secara efektif mendukung kubu putra sulungnya, dan telah dikritik oleh kandidat lawan karena nepotisme.”

Sedangkan kantor berita Kyodo Jepang menekankan peran Jokowi.

“Ibukota baru adalah inti dari proyek pemerintahan Jokowi, yang telah mengembangkan infrastruktur di seluruh negeri, dan Prabowo telah bersumpah untuk mewarisinya. Di bidang diplomatik, Jokowi diperkirakan akan melanjutkan kebijakannya untuk menyeimbangkan AS dan China dengan penekanan pada kepentingan ekonomi,” tulis Kyodo.

Dikutip dari Tribunnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.