NIINDO.COM – Sebuah perusahaan pembuat makanan Jepang mengembangkan “tuna alternatif” dari bahan-bahan nabati. Perusahaan itu mengatakan produk tersebut dapat membantu mempertahankan stok tuna di laut. Ikan ini sangat populer dalam masakan Jepang.
NH Foods mengatakan produk tersebut dibuat dengan “konnyaku” berbahan dasar ubi dan bahan lainnya. Perusahaan itu mengatakan menghabiskan waktu enam bulan untuk menguji dan mengembangkan rasa serta tekstur produk tersebut agar menyerupai ikan itu. Menurut rencana, tuna alternatif ini akan mulai dipasarkan pada April mendatang.
Perusahaan ini juga mengembangkan sup mi ramen nabati yang menciptakan rasa kaldu tulang babi, dan roti lapis isi daging sapi ala Korea yang terbuat dari kedelai.
Baca juga : Jepang Lirik Vietnam Sebagai Alternatif Pengolah Makanan Laut
NH Foods menargetkan penjualan produk nabati buatannya sebesar 10 miliar yen, atau setara 68 juta dolar, pada tahun fiskal 2030
Perusahaan tersebut mengatakan rangkaian produk ini merupakan bagian dari strategi untuk memanfaatkan diversifikasi permintaan pangan seiring dengan pertumbuhan populasi global.
Perusahaan riset Fuji Keizai memperkirakan pasar global untuk produk makanan alternatif akan meningkat hingga 44 miliar dolar pada 2030, sekitar empat kali lebih besar dibandingkan 2022.
Dikutip dari NHK NEWS
