NIINDO – Topan Halong kini terus bergerak melintasi perairan di selatan Jepang, menimbulkan kekhawatiran akan dampak besar yang mungkin terjadi dalam beberapa hari mendatang. Badan Meteorologi Jepang memperingatkan bahwa badai ini berpotensi berkembang menjadi sangat kuat dan dapat mendekati Kepulauan Izu pada Kamis (09/10/2025).
Hingga Selasa siang (07/10/2025) pukul 12.00 waktu setempat, Topan Halong terpantau berada di Samudra Pasifik selatan Jepang dan bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan sekitar 15 kilometer per jam. Tekanan atmosfer di pusat badai tercatat sebesar 970 hektopaskal, sementara kecepatan angin maksimum di sekitar pusat mencapai 144 kilometer per jam. Embusan angin terkuatnya bahkan diperkirakan dapat mencapai 198 kilometer per jam.
Badai ini menghasilkan area angin kencang dengan kecepatan 90 kilometer per jam atau lebih dalam radius 55 kilometer dari pusat topan. Kondisi tersebut menyebabkan gelombang tinggi dan laut bergelora di wilayah sekitar jalur pergerakannya.
Baca juga : World Expo Osaka Siap Sambut Lonjakan Pengunjung di Pekan Terakhir
Para pejabat cuaca telah mengeluarkan peringatan dini bagi warga di Kepulauan Ogasawara, yang terletak di selatan Tokyo, agar tetap waspada terhadap hembusan angin kencang, ombak besar, dan potensi gelombang badai yang dapat mengancam keselamatan.
Topan Halong diperkirakan akan terus menguat sambil perlahan berbelok ke arah timur laut dalam beberapa hari ke depan. Menurut prakiraan terbaru, badai ini bisa mendekati Kepulauan Izu pada Kamis dengan intensitas yang jauh lebih kuat daripada saat ini.
Badan Meteorologi memperingatkan bahwa angin kencang dan ombak ganas kemungkinan besar akan mulai memengaruhi Kepulauan Izu dan wilayah sekitarnya pada Rabu (08/10/2025), dengan kondisi cuaca yang semakin memburuk pada Kamis. Masyarakat diminta untuk mengamankan barang-barang di luar rumah, menunda perjalanan laut, dan mengikuti perkembangan informasi cuaca resmi.
Baca juga : Hamparan Bunga Kosmos Jingga Hiasi Kaki Gunung Fuji
Pihak berwenang menekankan pentingnya kesiapsiagaan dini, mengingat topan besar seperti Halong dapat berubah arah atau kekuatan sewaktu-waktu, serta berpotensi membawa hujan lebat dan gangguan transportasi di wilayah Jepang bagian selatan dan timur.
Dikutip dari NHK NEWS
