Perusahaan gas asal Jepang, Tokyo Gas siap menanamkan investasi mereka pada proyek pengembangan gas alam cair di Indonesia yaitu di wilayah Sulawesi yang sudah dimulai waktu dekat ini. menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Iganius Jonan mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung komitmen investasi Tokyo Gas tersebut. Tokyo Gas akan menanamkan investasi di Indonesia dan berkeinginan untuk ikut proyek LNG Sulawesi.
Pada acara pertemuan tersebut, Senin (15/05/2017) pihak Indonesia yang turut hadir diantaranya Dubes RI untuk Jepang, Utusan Khusus untuk Jepang, Dierjen Ketenagalistrikan ESDM, dan anggota Dewan Energi Nasional serta beberapa pihak yang mendampinginya.
Pihak Indonesia berharap bahwa Tokyo Gas juga menggandeng korporasi lokal untuk mengerjakan proyek LNG di Indonesia, agar pihak Indonesia juga memiliki penting dalam proyek tersebut. Tokyo Gas memiliki rencana untuk melakukan investasi melalui skema business to business dengan salah satu korporasi besar di Indonesia. berdasarkan sejarahnya Tokyo Gas telah mengimpor gas dari Indonesia sejak tahun 1969 lalu, hal ini membuat pihak Tokyo Gas sangat apresiasi pada Indonesia terhadap kemudahan pada impor gas Indonesia yang sudah berlangsung sampai saat ini.
Tokyo Gas sendiri adalah salah satu perusahaan gas bumi terbesar yang ada di Jepang yang juga merupakan salah satu perusahaan penyedia gas utama di kota – kota besar Jepang. Tokyo Gas saat ini telah memiliki rencana untuk melakukan investasi dalam proyek pengembangan LNG yang ada di Sulawesi. Oleh karenanya, pihak Tokyo Gas akan melakukan LNG Development Study dalam kurun waktu dekat ini. Untuk pengembangan LNG akan dibagi pada beberapa cluster yaitu cluster gas untuk industri, gas untuk tenaga listrik dan lainnya.
Mengingat kebutuhan gas dalam negeri yang meningkat sebenarnya hal ini cukup memberatkan pihak Indonesia pada proyek pengembangan gas alam cair di Indonesia. Namun hal ini tidak dapat dipungkiri bahwa investasi Jepang di Indonesia juga sangat penting untuk melakukan kerjasama baik yang berlangsung lama.
