Beranda » Takarazuka Akui Klaim Penindasan Terhadap Mendiang Anggota

Takarazuka Akui Klaim Penindasan Terhadap Mendiang Anggota

NIINDO – Sumber mengatakan sebuah perusahaan teater populer yang seluruh anggotanya perempuan yang berbasis di Jepang barat telah mengatakan kepada keluarga salah satu pemainnya bahwa pihaknya mengakui beberapa klaim seorang mantan anggota mengalami penindasan sebelum ia meninggal.

Anggota Takarazuka Revue berusia 25 tahun itu ditemukan tewas September lalu, diduga akibat bunuh diri.

Perusahaan teater tersebut merilis laporan investigasi oleh pengacara pihak ketiga pada bulan November yang mengatakan bahwa perundungan atau penindasan tidak dapat dikonfirmasi. Namun, dikatakan bahwa tekanan psikologis akibat jam kerja yang panjang tidak dapat dikesampingkan.

BACA JUGA : Kaisar Jepang Ulang Tahun ke-64, Sampaikan Belasungkawa bagi Korban Gempa Noto

Pengacara keluarga yang berduka membantah temuan tersebut. Mereka mengatakan ada 15 insiden yang melibatkan pemain kawakan dan pejabat tinggi teater yang tergolong penindasan.

Sumber mengatakan Takarazuka Revue dan operatornya, Hankyu Corporation, telah memberi tahu keluarga tersebut bahwa beberapa dari 15 insiden memang tergolong sebagai penindasan.

Sumber mengatakan perusahaan teater tersebut berencana untuk meminta maaf atas kelemahan dalam sistem manajemennya. Diketahui, perempuan tersebut terpaksa mempersiapkan penampilan hanya bersama sejumlah kecil rekannya.

Sumber tersebut mengatakan perusahaan dan keluarga akan melanjutkan pembicaraan, karena pihak-pihak itu masih belum sepakat dalam beberapa isu.

Dikutip dari NHK World Japan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.