NIINDO – Sebuah sekolah di kota yang menjadi lokasi bagi PLTN Fukushima Daiichi yang rusak mengadakan upacara wisuda pertamanya sejak dibuka pada April tahun lalu.
Seluruh penduduk Kota Okuma di Prefektur Fukushima diperintahkan mengungsi setelah bencana pada Maret 2011. Gempa dan tsunami memicu pelelehan pada reaktor PLTN.
Perintah evakuasi di sekitar setengah kota itu telah dicabut pada Juni 2022. Lebih dari 1.000 orang kini tinggal di Kota Okuma, atau sekitar 10 persen, dari populasi aslinya.
Baca juga : Gempa di Chiba Berkurang, Warga Diminta Tetap Waspada
Sebuah sekolah dibuka kembali pada April lalu untuk pertama kalinya dalam 12 tahun.
Manabiya Yumenomori merupakan gabungan SD dan SMP yang dikelola pemerintah kota. Sekolah itu juga menyediakan pendidikan dan perawatan bagi anak-anak prasekolah.
Dalam acara wisuda tersebut, dua siswa kelas IX menerima ijazahnya. Kedua siswa tersebut pada tahun lalu kembali dari tempat mereka mengungsi di Kota Aizuwakamatsu, juga di Prefektur Fukushima.
Baca juga : Prefektur Ishikawa yang Dilanda Gempa Buka Toko Khusus di Tokyo
Ishii Nonoka mengatakan senang berada di sekolah. Ia mengatakan para gurunya baik dan bertekad memanfaatkan pelajaran yang diberikan dengan baik.
Saito Hana mengaku sudah mengenal warga sekitar. Ia berterima kasih kepada mereka karena telah menyambut dan membantunya dalam memulai hidup baru.
Para siswi secara bersama-sama menyanyikan sebuah lagu sebelum mengakhiri upacara itu.
Dikutip dari NHK NEWS
