NIINDO.COM – Salju turun berulang kali di wilayah pesisir sepanjang Laut Jepang yang membentang dari Jepang barat hingga utara. Badan Meteorologi Jepang mengatakan hujan salju tersebut disebabkan oleh massa udara dingin di dekat Jepang dan pola tekanan musim dingin.
Dalam periode tiga jam hingga pukul 11.00 pada Kamis (21/12/2023), curah salju 20 sentimeter turun di Desa Shirakawa di Provinsi Gifu, sembilan sentimeter di Kota Kitahiroshima di Provinsi Hiroshima, dan enam sentimeter di Kota Sado di Provinsi Niigata.
Pola tekanan musim dingin itu diperkirakan akan tetap bertahan hingga Sabtu (23/12/2023), meningkatkan kemungkinan lebih banyak salju di wilayah pesisir Laut Jepang dari barat hingga utara.
Baca juga : Pesisir Laut Jepang Diperkirakan Akan Diguyur Salju Lebat Pertama Musim Ini
Dalam periode 24 jam hingga Jumat (22/12/2023) siang, curah salju diperkirakan mencapai 70 sentimeter di Hokuriku, 60 sentimeter di provinsi Hokkaido dan Niigata, 50 sentimeter di kawasan Tokai, Kansai, dan Chugoku, 40 sentimeter di Tohoku, 15 sentimeter di Kyushu utara, dan 5 sentimeter di Kyushu selatan.
Sebagian wilayah di kawasan Hokuriku, Kansai, dan Chugoku dikhawatirkan akan mengalami lebih banyak curah salju karena kumpulan awan salju tebal yang terbentuk di atas Laut Jepang.
Badan Meteorologi memperingatkan kemungkinan gangguan lalu lintas karena diperkirakan akan terjadi penumpukan salju dan jalan yang dilapisi es. Badan cuaca juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap pemadaman listrik dan longsoran salju.
Dikutip dari NHK NEWS
