NIINDO – Sebuah resor ski di Prefektur Niigata kemungkinan akan terpaksa ditutup sementara akhir pekan ini karena kurangnya salju di tengah cuaca hangat di Jepang saat ini.
Resor yang berada di Gunung Kanaya di Kota Joetsu tersebut dikenal sebagai tempat lahirnya olahraga ski di Jepang. Perwira militer Austria-Hungaria Theodore von Lerch memperkenalkan olahraga ini di sana pada tahun 1911.
Sejak awal musim dingin, salju turun lebih sedikit dibandingkan biasanya di wilayah pesisir Laut Jepang. Resor ski tersebut akhirnya dibuka pada 28 Januari, sekitar dua pekan lebih lambat dari musim biasanya.
Baca juga : Setsubun, Tradisi Melempar Kacang di Jepang yang Diyakini Bawa Keberuntungan
Salju yang menutupi lereng resor tersebut saat ini mencapai sekitar 50 sentimeter, lebih tipis 20 sentimeter dari ketebalan awal.
Suhu naik hingga 14,3 derajat Celsius di kota itu pada Selasa (13/02/2024), kondisi yang biasanya terjadi pada awal April. Salju di lereng sebagian mencair, memperlihatkan tanah di bawahnya.
Pejabat Kota Joetsu yang mengelola resor ski tersebut berencana untuk tetap membukanya hingga 10 Maret. Seorang staf resor mengatakan ia berharap suhu udara akan turun agar resor itu tetap dapat dibuka.
Dikutip dari NHK WORLD JAPAN
