NIINDO.COM – Perusahaan kosmetik Jepang berupaya meningkatkan pangsa pasar di Asia Tenggara sebagai respons terhadap meningkatnya persaingan di pasar ekspor terbesarnya, Cina.
Rohto Pharmaceutical melaporkan penjualan produk yang pesat di delapan negara Asia Tenggara, semua produknya itu disesuaikan dengan suhu lebih tinggi di wilayah tersebut.
Perusahaan tersebut mengatakan produksi tahunan di area itu meningkat sekitar 30 persen setelah mengakuisisi perusahaan kosmetik Vietnam pada 2022.
Perusahaan-perusahaan kecil juga melihat peluang di pasar-pasar tersebut. Osaji, perusahaan rintisan kosmetik di Prefektur Gunma yang terletak di utara Tokyo, berencana membuka toko pertamanya di luar negeri di kawaan Asia Tenggara pada awal musim panas ini.
Baca juga : Walau Jepang Resesi, Pasar Sahamnya Tetap “Hijau”
Perusahaan ini menargetkan Thailand, Singapura, dan negara-negara lain dengan tingkat pendapatan yang relatif lebih tinggi.
CEO dan Direktur Merek Osaji Shigeta Masakazu mengatakan, “Kami mengincar negara-negara di Asia Tenggara karena permintaan kosmetik diperkirakan akan tumbuh di kawasan ini seiring dengan berkembangnya perekonomian.”
Sebuah asosiasi industri mengatakan Cina adalah pasar ekspor terbesar bagi produsen kosmetik Jepang selama enam tahun berturut-turut hingga 2022.
Namun, ekspor Jepang kini menghadapi persaingan yang makin ketat dari produk-produk unggulan yang dijual oleh pesaing dari Cina.
Dikutip dari NHK World Japan
