Beranda » Populasi Semua Provinsi Kecuali Tokyo Diperkirakan Menyusut Pada 2050

Populasi Semua Provinsi Kecuali Tokyo Diperkirakan Menyusut Pada 2050

Satu kajian memperkirakan populasi Jepang akan menyusut di seluruh 47 provinsi kecuali Tokyo pada tahun 2050, dengan laju penurunan yang lebih cepat di daerah pedesaan dibandingkan di daerah perkotaan.

Institut Penelitian Kependudukan dan Jaminan Sosial Nasional merilis proyeksinya berdasarkan sensus tahun 2020. Perkiraan tersebut disusun tiap lima tahun.

Institut tersebut mengatakan total populasi akan turun menjadi lebih dari 104 juta pada tahun 2050.

Akita diperkirakan akan mencatat penurunan paling tajam, dengan penyusutan sebesar 42 persen dari level tahun 2020, diikuti oleh Aomori yang turun sebesar 39 persen, serta Iwate dan Kochi sebesar 35 persen.

Sebelas provinsi diperkirakan akan mengalami penyusutan jumlah penduduk sebesar 30 persen atau lebih.

Baca juga : Jepang Akan Sederhanakan Imigrasi dan Pemeriksaan Bea Cukai di Bandara

Institut tersebut mengatakan laju penurunan populasi telah melambat terutama di kota-kota besar dibandingkan dengan lima tahun lalu. Namun, bahkan populasi lansia di provinsi-provinsi diperkirakan akan menurun, sehingga menyebabkan perbedaan dalam laju penurunan.

Seorang peneliti senior di Institut Riset Jepang, Fujinami Takumi, mengatakan daerah-daerah yang populasinya menyusut dengan cepat harus meninjau kembali infrastruktur dan sistem transportasi umum agar sesuai dengan jumlah penduduknya.

Ia juga mengingatkan bahwa menjaga kualitas hidup masyarakat pedesaan akan menjadi sebuah tantangan.

Fujinami mengatakan dunia usaha memainkan peran penting dalam membatasi arus keluar generasi muda dari daerah pedesaan. Ia mendesak perusahaan-perusahaan setempat untuk melakukan investasi baru guna melanjutkan atau terus mengembangkan usahanya dan menciptakan lapangan kerja.

Dikutip dari NHK World – Japan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.