Beranda » Penyitaan Barang Palsu Impor di Jepang Melampaui 30.000 Kasus

Penyitaan Barang Palsu Impor di Jepang Melampaui 30.000 Kasus

NIINDO – Kementerian Keuangan Jepang mengatakan penyitaan barang palsu impor mencapai 30.000 kasus pada tahun lalu. Ini merupakan angka tertinggi kedua sejak pencatatan dimulai pada 1987.

Para pejabat mengatakan kasus secara nasional berjumlah 31.666 pada 2023. Angka tersebut naik 17,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan melampaui 30.000 untuk pertama kalinya dalam tiga tahun.

Sebanyak 79 persen melibatkan barang dari Cina.

Pakaian menduduki puncak daftar dengan 10.401 kasus, atau 28 persen dari total, diikuti tas dan sepatu.

Baca juga : Jepang Jadi Ketua DK PBB Selama Maret 2024, Akan Bahas Gaza

Para pejabat mengatakan banyak barang berhubungan dengan anime Jepang, seperti Studio Ghibli dan Pokemon.

Petugas bea cukai juga menemukan seragam palsu bintang Liga Bisbol Utama AS, Ohtani Shohei, tak lama setelah kepindahannya ke Los Angeles Dodgers diumumkan pada Desember.

Kementerian Keuangan Jepang juga mengatakan banyak barang palsu didistribusikan melalui perdagangan elektronik. Para pejabat mendesak masyarakat untuk berhati-hati terhadap harga yang sangat rendah.

Dikutip dari NHK WORLD JAPAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.