Beranda » Penyelenggara Olimpiade & Paralimpiade Tokyo 2021 Perkirakan Tambahan 100 miliar Yen Untuk Penanggulangan Corona

Penyelenggara Olimpiade & Paralimpiade Tokyo 2021 Perkirakan Tambahan 100 miliar Yen Untuk Penanggulangan Corona

  • oleh andylala

NIINDO.COM –  Penyelenggaraan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2021 diperkirakan akan ada penambahan biaya untuk penanggulangan Pandemi Covid-19 (Virus Corona) sekitar 100 miliar yen ($ 960 juta).

Dikutip dari Kyodo News, Pihak Panitia Penyelenggara, Pemerintah Metropolitan Tokyo dan Pemerintah Jepang akan mempresentasikan laporan sementara tentang penanggulangan virus korona pada Rabu (2/12) . Hal itu dilakukan setelah mengadakan beberapa pertemuan tentang masalah tersebut sejak September lalu.

Menunda penyelenggaraan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo selama satu tahun akan menaikkan total harga sekitar 200 miliar yen. Ketiga pihak, akan menentukan berapa banyak beban tambahan yang akan dipikul masing-masing.

Baca juga :  Salah Satu Cara Mudah ,Cepat Dalam Membakar Lemak dan Menurutkan Berat Badan

Biaya penanggulangan Virus Corona di dua even olahraga ini mencakup pengaturan infrastruktur perawatan kesehatan Termasuk pula istem pengujian, dan pengadaan peralatan yang diperlukan untuk pencegahan infeksi Corona.

Biaya operasional tambahan dari penundaan satu tahun ini diharapkan mencakup biaya yang terkait dengan pengamanan tempat permainan, sewa peralatan dan biaya penyimpanan, serta biaya tenaga kerja.

2 event pertandingan itu diperkirakan menelan biaya sekitar 1,35 triliun yen sebelum ditunda pada Maret 2020, empat bulan sebelum upacara pembukaan Olimpiade yang dijadwalkan diadakan di ibu kota Jepang.

sumber ©minews.id .Penyelenggara Olimpiade & Paralimpiade Tokyo 2021 Perkirakan Tambahan 100 miliar Yen Untuk Penanggulangan Corona

Dari jumlah itu, pihak panitia berencana untuk menanggung 603 miliar yen, dari Pemerintah Metropolitan Tokyo 597 miliar yen, dan sisanya Pemerintah Pusat 150 miliar yen. Panitia penyelenggara saat itu berharap dapat mengumpulkan dana melalui kontribusi tambahan dari sponsor dan dari klaim kerusakan asuransi.

Segera setelah penundaan diumumkan pada Maret lalu, tambahan biaya operasional terkait penundaan mencapai sekitar 300 miliar yen.

Sejak saat itu, panitia penyelenggara berusaha untuk menyederhanakan permainan dan memangkas pengeluaran jika memungkinkan untuk membuat penyelenggaraan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo pada 2021 lebih disukai oleh publik Jepang.

Pada Oktober lalu, pihak penyelenggara mengumumkan rencana penyederhanaan pertandingan akan dapat menghemat sekitar 30 miliar yen setelah disetujui oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Sumber dari Panitia Penyelenggara mengatakan, untuk biaya penanggulangan Virus Corona sebagian besar akan ditanggung oleh pemerintah nasional.

Perdana Menteri Yoshihide Suga pada Jumat (26/9) menegaskan tekadnya untuk tetap menyelenggarakan ajang pesta olahraga dunia Olimpiade dan Paralimpiade pada 2021 setelah mengalami penundaan pertengahan 2020. Penundaan itu terkait dengan pandemi Covid-19.

Olimpiade Tokyo dijadwalkan akan diadakan antara 23 Juli hingga 8 Agustus 2021, diikuti oleh Paralimpiade dari 24 Agustus hingga 5 September. Andylala

Baca juga :  Menjelang Libur Akhir Tahun , Tiket Kereta Jarak Jauh H+30 Sudah Bisa Di Pesan

Tonton juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.