Beranda » Peningkatan Suhu Laut Berdampak pada Hidangan Laut Musim Gugur Jepang

Peningkatan Suhu Laut Berdampak pada Hidangan Laut Musim Gugur Jepang

  • oleh

Musim gugur adalah masa ketika orang-orang di Jepang menikmati hidangan laut, seperti ikan sauri, cakalang, makerel, dan salmon. Namun, tangkapan musiman ini tidak lagi seperti dulu.

Lelang perdana ikan buntal musim ini yang berlangsung di Kota Shimonoseki, Jepang barat, pada Senin (25/09/2023), merupakan penanda tibanya hidangan tradisional itu di pasar tersebut

Namun, tangkapan ikan buntal pada hari itu hanya sekitar sepertiga dari rata-rata musiman. Harga tertinggi ikan tersebut mencapai 22.000 yen, atau sekitar 150 dolar, per kilogram. Harganya 40 dolar lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.

Presiden pedagang penyalur ikan setempat, Goda Yuichiro, mengaitkan penurunan jumlah tangkapan tersebut dengan peningkatan suhu di laut.

“Suhu di laut jauh lebih tinggi dari biasanya, sehingga ikan buntal tidak datang ke arah pesisir,” katanya.

Badan Meteorologi Jepang melaporkan bahwa suhu rata-rata permukaan laut di sekitar negara ini pada Agustus tercatat satu derajat lebih hangat dari biasanya. Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak pencatatan dimulai pada 1982.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.