Beranda » Pengukur Regangan Kerak Akan Dipasang di Kyushu guna Deteksi Gempa

Pengukur Regangan Kerak Akan Dipasang di Kyushu guna Deteksi Gempa

NIINDO – Menurut informasi yang didapatkan NHK, badan penelitian publik Jepang akan memperluas jaringan pengukur regangan kerak Bumi ke wilayah Kyushu, Jepang barat daya. Data yang diambil oleh perangkat tersebut membantu mendeteksi tanda-tanda gempa besar yang diperkirakan akan terjadi.

Para pakar Jepang memperkirakan ada kemungkinan 70 hingga 80 persen gempa bermagnitudo 8 hingga 9 akan melanda Palung Nankai di lepas pantai Pasifik Jepang dalam 30 tahun ke depan saat ketegangan kerak Bumi di sepanjang batas tektonik di palung tersebut terlepas.

BACA JUGA : PDB Jepang Kembali Menyusut pada Oktober-Desember

Palung ini terbentang dari perairan pusat Prefektur Shizuoka hingga daerah lepas pantai di Kyushu sebelah timur.

Ketegangan makin meningkat di palung tersebut saat Lempeng Laut Filipina tenggelam di bawahnya, menyeret turun tepi Lempeng Eurasia.

Strainmeter, atau alat untuk mengukur regangan kerak secara terus-menerus, saat ini beroperasi di 39 lokasi di sepanjang palung itu, tetapi tidak di Kyushu.

National Institute of Advanced Industrial Science and Technology, atau AIST, akan menempatkan strainmeter jauh di bawah tanah di Prefektur Oita, Kyushu, pada Minggu (18/02/2024).

BACA JUGA: Mengalirkan Air di Daerah Gempa Masih Menjadi Tantangan Utama Pemulihan

Lembaga tersebut berencana untuk memberikan data yang dikumpulkan perangkat itu kepada Badan Meteorologi Jepang setelah melakukan uji verifikasi.

AIST juga berniat untuk mendirikan strainmeter di Prefektur Miyazaki, juga di Kyushu, pada tahun fiskal yang akan dimulai pada April.

Dikutip dari NHK WORLD JAPAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.