Beranda » NRA Bentuk Tim untuk Pelajari Perlindungan dalam Ruangan

NRA Bentuk Tim untuk Pelajari Perlindungan dalam Ruangan

NIINDO.COM- Regulator nuklir Jepang membentuk satuan tugas untuk mempelajari pendekatan terbaik dalam menerapkan perlindungan dalam ruangan bagi penduduk yang tinggal di dekat PLTN jika terjadi kecelakaan nuklir. Langkah ini dilakukan setelah gempa di Semenanjung Noto pada Hari Tahun Baru, yang menyebabkan kerusakan luas, termasuk di wilayah sekitar PLTN Shika.

Pedoman yang ditetapkan oleh Otoritas Regulasi Nuklir (NRA) menyerukan penduduk yang tinggal dalam jarak 5 kilometer dari PLTN untuk segera mengungsi setelah terjadi kecelakaan nuklir yang serius.

NRA juga menyarankan warga yang tinggal antara 5 dan 30 kilometer dari PLTN untuk berlindung di dalam ruangan, tetapi harus mengungsi jika tingkat radiasi melebihi tingkat tertentu. Perlindungan dalam ruangan adalah cara untuk menghindari paparan radiasi.

Baca juga : Jepang Akui Jumlah Tertinggi Pengungsi pada 2023

NRA membentuk tim dalam pertemuan pada Rabu (27/03/2024). Tim tersebut terdiri dari dua komisaris NRA, pejabat dari Kantor Kabinet yang membidangi pencegahan bencana nuklir, dan dari kota lokasi PLTN, serta para ahli lainnya.

NRA mempertimbangkan langkah-langkah untuk menjamin keselamatan penduduk yang tinggal di dekat PLTN sejak gempa dahsyat yang melanda Semenanjung Noto di Jepang tengah. Bencana tersebut menyebabkan rumah-rumah dan bangunan lainnya runtuh serta menyebabkan masyarakat terisolasi di wilayah yang luas di Prefektur Ishikawa.

Gugus tugas tersebut diperkirakan akan membahas rincian seperti durasi dan kondisi untuk mencabut perlindungan dalam ruangan, serta cara paling efektif untuk menerapkan perlindungan dalam ruangan tergantung pada perkembangan kecelakaan nuklir.

Gugus tugas tersebut diperkirakan akan menyusun laporan sebelum akhir Maret tahun depan.

Dikutip dari NHK World Japan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.