ホーム Healty Meninggal karena Efek Samping Covid-19, Warga Jepang Bakal Dapat Rp 5,9 Miliar

Meninggal karena Efek Samping Covid-19, Warga Jepang Bakal Dapat Rp 5,9 Miliar

193
0
image scuree : google.com

NIINDO.COM – Menteri Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan Jepang, Norihisa Tamura mengatakan jika seseorang meninggal karena reaksi samping akibat vaksinasi Covid-19, maka akan mendapatkan uang sebesar 44,2 juta yen atau setara Rp 5,9 miliar.

Uang tersebut akan dibayarkan di bawah sistem bantuan kerugian kesehatan vaksinasi nasional.

“Di Panitia Anggaran parlemen Jepang, saya menjawab pertanyaan Yoshinori Suematsu dari Partai Konstitusional Demokrat,” ungkap Menteri Tamura,

BACA JUGA : Hati-hati dengan Jasa Titipan, Sekelompok WNI Ditangkap Polisi Jepang karena Kedapatan Bawa Narkoba

Menteri Tamura menjelaskan bahwa 44,2 juta yen akan dibayarkan kepada keluarga yang berduka jika mereka meninggal akibat vaksinasi terlepas dari kelalaian institusi medis.

Selain itu, 209.000 yen akan dibayarkan sebagai biaya pemakaman.

Jika terjadi kecacatan kelas satu yang membutuhkan perawatan jangka panjang yang konstan, pensiun kecacatan sebesar 5.056.800 yen (jumlah tahunan) akan dibayarkan kepada orang yang berusia di atas 18 tahun.

“Jika Anda tinggal di rumah tanpa dirawat di rumah sakit, Anda akan dikenakan biaya perawatan jangka panjang tahunan sebesar 844.300 yen,” tambahnya.

BACA JUGA : Asosiasi Internasional Fukushima Buka Konsultasi Dampak Gempa Bagi WNI di Jepang

Selain itu, Suematsu menunjukkan bahwa ada kasus di mana tiket vaksinasi (tiket kupon) dibeli dan dijual di luar negeri, dan meminta tindakan di Jepang.

“Saat ini kami sedang mempertimbangkan untuk memastikan identitas orang dengan SIM, kartu asuransi kesehatan, kartu My Number, dan sebagainya pada saat vaksinasi sehingga dipastikan benar dan cocok dengan kartu atau kupon yang diterima dari pasien,” tambah Menteri Tamura. sumber dari R . susilo tokyo

返事を書く

あなたのコメントを入力してください。
ここにあなたの名前を入力してください