Beranda Healty Hati-hati dengan Jasa Titipan, Sekelompok WNI Ditangkap Polisi Jepang karena Kedapatan Bawa...

Hati-hati dengan Jasa Titipan, Sekelompok WNI Ditangkap Polisi Jepang karena Kedapatan Bawa Narkoba

23
0

NIINDO.COM – Sekelompok WNI ditangkap kepolisian Jepang karena membawa barang titipan narkoba tanpa sepengetahuannya.”Sekelompok WNI lebih dari 10 orang pernah ditangkap di bandara internasional Jepang karena kedapatan membawa narkoba dari Indonesia,” papar sumber R susilo dari tokyo

Para WNI tersebut menyatakan sebagai barang titipan teman-temannya di Indonesia dan telah diproses pihak kepolisian Jepang.

“Akhirnya mereka harus mendekam di penjara Jepang selama beberapa waktu sebelum akhirnya dikembalikan ke Indonesia lagi,” lanjutnya.

BACA JUGA : Gempa 7,3 : Aktifitas Shinkansen, Sekolah & Bisnis Di Fukushima dan Miyagi Terhenti, Warga Masih Kesulitan Air

Karena itu dia mengatakan jangan pernah melakukan jasa titipan, karena berisiko tinggi dan di Jepang pasti akan tertangkap karena pendeteksian sangat ketat akhir-akhir ini.

Pendeteksian di Jepang saat ini selain menggunakan sensor yang ada juga dikerahkan anjing pelacak yang khusus mengetahui berbagai barang yang dilarang masuk ke Jepang, bukan hanya narkoba tetapi misalnya daging mentah dan sebagainya.

Di Jepang sendiri ada WNI yang melakukan penanaman pohon ganja di sebuah gunung dan jejaknya telah ditandai oleh polisi.

“Kita tinggal menangkap dia dengan mudah pada saat yang tepat,” ungkap dari pihak kepolisian.

Kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19 mulai banyak yang mengambil jalan pintas di Jepang untuk mendapatkan uang dengan cepat.

Termasuk jual beli kartu zairyu card palsu, kartu resmi Jepang yang palsu lainnya dengan harga sekitar 15.000 yen per kartu dan mendapat komisi sekitar 5.000 yen selembar kartu.

BACA JUGA : Asosiasi Internasional Fukushima Buka Konsultasi Dampak Gempa Bagi WNI di Jepang

“Tolong jangan lakukan tindakan pidana tersebut hukuman penjaranya cukup berat bisa mencapai 3 tahun penjara atau denda jutaan yen nantinya,” ujarnya.

Terutama transaksi jual beli kartu Zairyu Card palsu untuk para WNI ilegal di Jepang (overstay) cukup banyak belakangan ini dan telah terdeteksi kepolisian Jepang, polisi tinggal melakukan penangkapan para tersangka.

Tidak sedikit tenaga kerja Indonesia datang ke Jepang dengan visa yang tidak tepat seperti visa turis, lalu menjadi ilegal di Jepang dan ditawarkan Zairyu card palsu supaya bisa bekerja di Jepang.


“Kehidupan saya seperti neraka, selalu seperti terasa dikejar-kejar polisi, kabur dan sangat hati-hati sekali kalau ke mana-mana karena memang ilegal. Syukurlah saya sudah kembali ke Indonesia saat ini,” papar seorang mantan ilegal WNI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here