Beranda » Mengenang Serangan Gas Mematikan Kereta Bawah Tanah Tokyo

Mengenang Serangan Gas Mematikan Kereta Bawah Tanah Tokyo

NIINDO – Para korban serangan gas sarin di sistem kereta bawah tanah Tokyo dikenang dalam peringatan 29 tahun insiden mematikan pada Rabu (20/03/2024).

Pada 20 Maret 1995, anggota sekte Aum Shinrikyo melepaskan gas saraf beracun di dalam gerbong kereta bawah tanah yang penuh sesak pada jam sibuk di tiga jalur di pusat kota Tokyo. Empat belas orang tewas dan sekitar 6.300 lainnya luka-luka.

Di stasiun kereta bawah tanah Kasumigaseki, staf mengheningkan cipta sekitar pukul 8 pagi, hampir bersamaan dengan waktu terjadinya serangan.

Baca juga : RUU untuk Pengecekan Catatan Pelanggaran Seksual Disetujui

Keluarga yang berduka, orang-orang yang terkena dampak insiden tersebut, dan penumpang kereta bawah tanah meletakkan bunga di sebuah stan di dalam stasiun dan memanjatkan doa.

Takahashi Shizue, yang suaminya adalah asisten kepala stasiun di Kasumigaseki dan tewas dalam serangan itu, mengatakan bahwa insiden tersebut belum berakhir bagi kerabat dan mereka yang terkena dampak, meskipun sudah hampir 30 tahun berlalu. Ia menyebutkan bahwa kelompok penerus Aum Shinrikyo terus melanjutkan aktivitasnya.

Takahashi mengatakan generasi muda kini hanya memiliki sedikit pengetahuan tentang kejadian tersebut. Ia yakin hal itu adalah tanggung jawab dirinya dan para penyintas lainnya untuk menjaga kenangan tersebut tetap hidup. Ia menyampaikan janji tersebut kepada para korban tewas.

Baca juga : BOJ Akhiri Kebijakan Suku Bunga Negatif dan Kontrol Kurva Imbal Hasil

Mantan pemimpin Aum Shinrikyo, Asahara Shoko, yang bernama asli Matsumoto Chizuo, dan 12 orang lainnya dieksekusi pada 2018 akibat serangkaian kejahatan yang dilakukan oleh aliran sesat itu.

Badan Intelijen Keamanan Publik mengatakan beberapa kelompok penerus masih aktif. Dikatakan bahwa sebuah kelompok yang dikenal sebagai Aleph merekrut generasi muda sambil menyembunyikan namanya.

Dikutip dari NHK WORLD JAPAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.