NIINDO – Masyarakat di wilayah Noto, Jepang tengah, sedang dalam proses panjang pemulihan setelah gempa dahsyat pada Hari Tahun Baru.
Seorang pemilik penginapan berjuang untuk memulai kembali bisnisnya. Ia menemukan inspirasi dari laut setempat.
Pulau Noto merupakan destinasi terkenal untuk mengamati lumba-lumba. Hewan ramah ini dicintai oleh penduduk dan pengunjung.
Baca juga : Pengiriman Sidat Bakar Memuncak di Jepang demi Taklukkan Musim Panas
Pulau ini terkena dampak gempa yang parah. Penginapan Sansuisou mengalami kerusakan. Sekitar 1.000 pengunjung terpaksa membatalkan pemesanan mereka.
Pemiliknya, Ishida Naoto, mengatakan keadaannya sulit. Namun, lumba-lumba telah menjadi sumber penenang hati.
Ia mengatakan, “Saya melihat hewan tersebut berenang di laut. Saya merasa lega.”
Sebelum gempa terjadi, penginapan tersebut menawarkan tur untuk melihat dan berenang bersama lumba-lumba.
Baca juga : Pengunjung Jepang Capai Rekor Juni Tertinggi
Ishida mengatakan pesan penyemangat dari orang-orang yang ambil bagian memberinya kekuatan untuk melanjutkan tur pada bulan April.
Dikatakannya, “Sekarang setelah para pengunjung kembali dan menikmatinya, saya merasa lebih bahagia dari sebelumnya.”
Penginapan ini akan segera mulai menerima pengunjung untuk bermalam. Ishida berharap upayanya dapat membantu meningkatkan semangat seluruh komunitas di sana.
Dikutip dari NHK NEWS
