NIINDO – Pasukan Bela Diri (SDF) Udara Jepang untuk pertama kalinya mengadakan latihan pendaratan dan lepas landas di sejumlah bandara komersial dengan skenario pangkalannya tidak dapat digunakan akibat serangan musuh.
Latihan tersebut merupakan bagian dari latihan skala besar yang dilakukan SDF sejak Jumat (10/11/2023), yang diadakan setiap dua tahun untuk menyimulasikan pertahanan Jepang.
Empat jet tempur F-2 milik Pangkalan Udara Tsuiki di Provinsi Fukuoka mendarat di Bandara Oita satu demi satu sekitar pukul 1 siang pada Senin (13/11/2023).
Jet tempur tersebut pindah ke apron dan mengisi bahan bakar yang sama dengan pesawat penumpang dari truk tanker komersial sebelum lepas landas sekitar dua jam kemudian.
Baca juga : Jepang Akan Luncurkan Roket H2A yang Membawa Satelit Intelijen
Latihan serupa diadakan di Bandara Tokunoshima di sebuah pulau terpencil di Provinsi Kagoshima. Empat jet tempur F-15 melakukan pendaratan “touch and go”.
Latihan tersebut mencerminkan kebijakan baru Jepang yang tercakup dalam Strategi Keamanan Nasional serta dokumen penting lainnya yang disetujui tahun lalu yang menyerukan pemanfaatan bandara dan pelabuhan untuk merespons keadaan darurat.
Latihan ini juga akan diadakan di Bandara Okayama di Provinsi Okayama dan Bandara Amami di Provinsi Kagoshima pada pekan ini.
Dikutip dari NHK WORLD – JAPAN
