Beranda » Larangan Terbang Osprey Picu Reaksi Beragam dari Penduduk Okinawa

Larangan Terbang Osprey Picu Reaksi Beragam dari Penduduk Okinawa

NIINDO – Penduduk kota yang menjadi lokasi pangkalan Amerika Serikat di Provinsi Okinawa menyampaikan reaksi beragam terhadap keputusan AS yang menghentikan penerbangan seluruh armada pesawat rotor miring Osprey sepekan setelah kecelakaan fatal di lepas pantai Jepang.

Kota Ginowan di Okinawa, Jepang barat daya, merupakan lokasi Pangkalan Udara Korps Marinir AS Futenma. Osprey model MV-22 dikerahkan di pangkalan tersebut.

Seorang wanita berusia 60-an tahun mengatakan menurutnya Osprey harus dihentikan karena terbang dekat dengan daerah permukiman dan ia khawatir pesawat tersebut bisa jatuh kapan saja.

BACA JUGA : Perjalanan Liburan Akhir Tahun Diperkirakan Pulih Dekati sebelum COVID

Seorang pria berusia 40-an tahun mengatakan ia memahami bahwa selalu ada risiko kecelakaan Osprey. Ia menyebutkan pasukan AS harus meninjau kembali prosedur pemeriksaan. Sementara itu, seorang pria berusia 20-an tahun berpendapat pesawat itu boleh dioperasikan selama keamanannya dapat dipastikan.

Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan bahwa hingga akhir November, militer AS telah mengerahkan total 30 pesawat Osprey di Jepang. Dua puluh empat di antaranya ditempatkan di pangkalan Futenma.

Dikutip dari NHK World – Japan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.