NIINDO – Kapitalisasi pasar Bursa Efek Tokyo (TSE) telah melampaui bursa efek di Shanghai dan meraih kembali posisi teratas di Asia untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga setengah tahun.
Data dari Federasi Bursa Dunia menunjukkan total nilai perusahaan yang terdaftar di bursa Tokyo mencapai 6,34 triliun dolar pada akhir Januari. Sementara itu, nilai yang terdaftar di Bursa Efek Shanghai adalah 6,04 triliun dolar.
Hingga akhir Januari tahun lalu, kapitalisasi pasar TSE tercatat 5,65 triliun dolar, sedangkan kapitalisasi bursa Shanghai mencapai 7,26 triliun dolar.
Baca juga: Tujuh Pekan Pascagempa Noto, Rekonstruksi Masih Jadi Tantangan
Harga saham Tokyo melonjak tahun ini, dengan Indeks Rata-Rata Nikkei naik hampir 15 persen pada Senin (19/02/2024). Indeks patokan tersebut melampaui angka 38.800 untuk pertama kalinya dalam 34 tahun pada sesi perdagangan Jumat (16/02/2024).
Ahli strategi senior dari Daiwa Securities, Tsuboi Yugo, mengatakan investor makin beralih ke pasar Jepang dari Cina karena kekhawatiran terhadap stagnasi ekonomi di tengah kemerosotan pasar properti negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut. Sementara itu, kinerja perusahaan-perusahaan Jepang secara umum tercatat kuat.
Dikutip dari NHK WORLD JAPAN
