NIINDO – Badan Urusan Kebudayaan Jepang akan mengusulkan kepada UNESCO agar “shodo”, atau kaligrafi Jepang, ditambahkan ke daftar Warisan Budaya Takbenda organisasi tersebut.
Panel badan itu sepakat untuk membuat proposal dalam pertemuan pada Senin (18/12/2023).
Shodo adalah suatu bentuk seni menulis karakter kanji dan hiragana menggunakan “sumi”, atau tinta hitam, dengan teknik tradisional dan penanganan “fude”, atau kuas tulis.
Badan tersebut mengatakan pihaknya memilih shodo sebagai budaya yang diusulkan dari sudut pandang menyebarkan keragaman dan kedalaman budaya Jepang ke dunia.
BACA JUGA : “Totto-chan” Torehkan Guinness World Records
Badan itu berencana untuk mengajukan proposal tersebut ke UNESCO pada akhir Maret mendatang setelah mendapat persetujuan resmi dari pemerintah. UNESCO diperkirakan akan membahas nominasi Jepang untuk daftar tersebut sekitar November 2026.
Jepang sudah memiliki 22 budaya yang terdaftar dalam daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Di antaranya adalah teater Nogaku dan masakan tradisional Jepang Washoku.
Jepang saat ini tengah mengusulkan pembuatan sake tradisional untuk didaftarkan ke dalam UNESCO.
Dikutip dari NHK World – Japan
