NIINDO – Pejabat tinggi pariwisata Jepang mengatakan gempa besar pada 1 Januari di Provinsi Ishikawa berdampak parah terhadap industri pariwisata setempat.
Komisaris Badan Pariwisata Jepang Takahashi Ichiro pada Rabu (17/01/2024) menyampaikan kepada wartawan bahwa banyak hotel dan tempat wisata tidak dapat beroperasi sejak bencana tersebut. Ia menambahkan bahwa fasilitas yang telah dibuka kembali pun mengalami pembatalan reservasi.
BACA JUGA : Nasib Nelayan & Pelajar Tak Menentu Akibat Kerusakan Gempa
Takahashi mengatakan pembelajaran dari bencana alam sebelumnya menunjukkan bahwa jalan menuju pemulihan bagi industri pariwisata akan mencakup upaya pemulihan fasilitas serta mempertahankan lapangan kerja. Ia menyebutkan penting juga untuk menyediakan data yang akurat mengenai wilayah tersebut guna menepis rumor yang tidak berdasar dan informasi yang salah.
Takahashi mengungkapkan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Jepang tidak banyak terkena dampak bencana tersebut. Namun, dilaporkan terdapat beberapa pembatalan oleh pengunjung dari sejumlah wilayah Asia.
Dikutip dari NHK World – Japan
