Beranda » Industri Pariwisata Terguncang setelah Gempa Semenanjung Noto

Industri Pariwisata Terguncang setelah Gempa Semenanjung Noto

NIINDO – Gempa bumi yang melanda Semenanjung Noto di Jepang tengah sangat berdampak pada industri pariwisata di wilayah tersebut.

Jumlah pengunjung ke Kota Kanazawa, ibu kota Provinsi Ishikawa, dan bagian selatan provinsi yang mengalami kerusakan relatif ringan telah menurun tajam.

Sembilan penginapan di Yuwaku Onsen di Kanazawa hanya mengalami sedikit kerusakan akibat gempa. Namun, Uno Taisuke, seorang manajer wisma, mengatakan meskipun ia berusaha meyakinkan orang-orang bahwa penginapan itu aman, banyak reservasi yang dibatalkan. Uno mencatat sekitar 180 pembatalan sepanjang bulan ini. Ia ingin calon pengunjung mengetahui bahwa penginapan di Yuwaku Onsen masih menerima wisatawan.

Asosiasi biro perjalanan provinsi tersebut mengatakan sekitar 26.000 pemesanan hotel senilai lebih dari 3,5 juta dolar telah dibatalkan, terutama di kota Kanazawa dan Kaga.

BACA JUGA : Produsen Lilin di Lokasi Gempa Mengesankan Pengunjung Pameran di Paris

Pasar Ohmicho di pusat Kanazawa adalah tujuan wisata yang populer. Sekitar 170 toko sebagian besar menjual makanan khas daerah. Asosiasi pedagang setempat mengatakan jumlah pengunjung anjlok 70 hingga 80 persen.

Provinsi Ishikawa terkenal dengan makanan laut musimannya, dan ikan kod serta kepiting sangat disukai di musim dingin.

Namun, pengiriman makanan laut menurun tajam ketika gempa menyebabkan kerusakan parah pada pelabuhan. Para peritel bekerja keras untuk menemukan sumber ikan lain.

Salah satu peritel mengatakan karena Kanazawa dekat dengan Semenanjung Noto, ia ingin memberikan semangat kepada masyarakat di Noto sampai mereka pulih. Ia juga khawatir karena kondisi bisnis memburuk.

Dikutip dari NHK NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.