Beranda Business Dunia Fashion 2020, 6 Tren Unik yang Terjadi Akibat Pandemi Covid-19

Dunia Fashion 2020, 6 Tren Unik yang Terjadi Akibat Pandemi Covid-19

201
0
Dunia Fashion 2020, 6 Tren Unik yang Terjadi Akibat Pandemi Covid-19. sumber © liputan 6

NIINDO.COM – Dunia fashion 2020, 6 tren unik yang terjadi akibat pandemi covid-19. 2020 bakal jadi tahun paling diingat oleh warga Bumi. Pandemi Covid-19 yang melanda secara global mengubah rutinitas kehidupan manusia di segala bidang. Tak terkecuali di dunia fashion , banyak tren tercipta yang terinspirasi oleh situasi pandemi. Apa saja tren tersebut?

1. Banting Setir Produksi Masker

Dikutip dari laman People, salah satu tren fashion yang menonjol di 2020 adalah para desainer ramai-ramai memproduksi masker. Dari desainer internasional seperti Christian Siriano yang berbasis di New York, Amerika Serikat, sampai label sekelas Louis Vuitton mengalihkan produksi busana mereka menjadi masker dengan beragam kreasi.

Tren tersebut juga diikuti para desainer dan label di dalam negeri. Ada yang sengaja menciptakan masker mewah dengan beragam bahan dan desain berharga jutaan rupiah, tetapi ada pula yang membuat masker untuk menambah daya tarik produk utama mereka, yakni busana. Tak sedikit yang sengaja membuat masker untuk didonasikan kepada masyarakat lewat beragam skema.

Baca juga : Kaleidoskop KBRI Tokyo 2020

2. Pillow Challenge

Tantangan tersebut menuntut mereka yang mengikutinya harus tampil modis berbekal dua bantal dan gesper saja. Pillow challenge mulai populer pada awal April 2020, tak lama setelah banyak negara memutuskan lockdown atau mengetatkan aturan perjalanan demi memutus penyebaran Covid-19.

Dari selebgram hingga pesohor dunia ikut serta di dalamnya, seperti Halle Berry, Anne Hathaway, hingga Jennifer Bachdim yang mengikutkan putrinya, Kiyomi. Kreasi yang dihasilkan jelas beragam, nyaris tak terbatas. Kehadiran pillow challenge tersebut setidaknya menghibur banyak orang yang dipaksa untuk beraktivitas di rumah saja.

Dunia Fashion 2020, 6 Tren Unik yang Terjadi Akibat Pandemi Covid-19. sumber © kompas.com
3. Kembalinya Tie-Dye

Tie-dye alias teknik celup untuk mewarnai busana kembali populer di masa pandemi Covid-19. Gigi Hadid termasuk yang mengikutinya dengan berbusana tie-dye dari atas sampai bawah. Teknik ini diperkirakan kembali naik lantaran orang-orang membutuhkan sesuatu untuk mengisi waktu selama aturan lockdown belum dicabut. Cara pembuatannya yang relatif mudah mendorong orang untuk membuatnya sendiri di rumah.

4. Dandan Maksimal Saat Belanja

Mengingat pembatasan aktivitas di luar rumah masih berlaku, kesempatan ke luar menjadi momen langka yang tak akan dilewatkan begitu saja. Salah satunya adalah belanja kebutuhan rumah tangga ke pasar atau supermarket.

Bagi fashionista, kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk berdandan maksimal dengan tetap mengadaptasi kebiasaan baru. Tak heran lini masa media sosial sempat dipenuhi foto-foto para selebgram dan pesohor berbelanja dengan tampilan berbeda.

5. Atasan Formal, Bawahan Santai

Bekerja dari rumah menjadi normal baru yang diadaptasi sebagian besar pekerja di masa pandemi global. Namun, kebutuhan untuk berinteraksi dengan rekan kerja dan klien masih tetap harus dipenuhi.

Lantaran kepraktisan, banyak yang memilih tetap berbusana formal di bagian atas, tetapi berpakaian santai di bawah. Dandanan tersebut tak akan membawa masalah bila Anda tak serta merta berdiri dan tertangkap kamera lawan bicara Anda. Beberapa orang pasalnya tak seberuntung itu dan mengalami momen memalukan gara-gara teledor.

6. Fashion Show Tanpa Penonton

Industri fashion termasuk yang terdampak signifikan akibat Covid-19. Banyak rencana show yang sudah diagendakan terpaksa dimundurkan atau bahkan dibatalkan sama sekali karena dikhawatirkan akan mengundang kerumunan yang berisiko menularkan Covid-19.

Namun, kerja kreatif tak bisa terus ditunda. Para penyelenggara mencari siasat untuk bisa menggelar fashion show aman di tengah pandemi. Keluarlah ide untuk menggelar show tanpa penonton seperti yang pertama kali diterapkan oleh show Armani di Milan Fashion Week pada akhir Februari 2020. 

Tren menggelar show tanpa penonton terus berlanjut hingga akhir tahun, seperti pada Jakarta Fashion Week 2021 yang diselenggarakan akhir November 2020 lalu. Mereka kemudian menyiasati dengan mengundang tamu secara virtual, baik satu arah maupun secara interaktif. Ada pula yang mulai menerapkan konsep hybrid, dengan jumlah tamu sangat terbatas, seperti show Chanel yang mengundang Kristen Stewart saat itu. 

Baca juga : Fashion Kekinian Warna Lilac yang Lagi Ngetren Ini!

Tonton juga :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here