NIINDO – Sekitar 70-an pemagang kerja teknis dan pekerja berketerampilan khusus sektor perikanan di kota Wajima dan Suzu serta wilayah Ogi, Provinsi Ishikawa, diperkirakan harus mencari tempat kerja baru pascagempa yang terjadi pada Hari Tahun Baru.
Penerjemah bagi pekerja Indonesia, di Ishikawa, Wawan Supriyanto mengatakan hal ini dikarenakan sebagian kapal mengalami kerusakan akibat gempa dan tsunami, atau pemilik kapal kesulitan mengoperasikan kembali kapal mereka karena tempat tinggalnya rusak akibat gempa. Para pemilik kapal di ketiga kota itu dalam pekan ini akan melakukan perundingan terkait operasional kapal.
BACA JUGA : Angin Kencang dan Salju Lebat Diperkirakan Terjadi di Daerah Terlanda Gempa
Sementara itu, warga Indonesia di Kanazawa, Provinsi Ishikawa, Hikmah Balbeid mengatakan saat ini sebagian besar warga Indonesia yang sempat tinggal di pusat pengungsian telah kembali ke asrama atau tempat tinggalnya masing-masing. Aliran listrik dan gas yang sempat terputus sudah pulih. Namun, aliran air bersih ke rumah-rumah di banyak tempat masih belum pulih. Pascagempa, Hikmah berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Ishikawa untuk menjangkau warga asing yang mengungsi.
KBRI Tokyo mencatat jumlah WNI di Ishikawa mencapai 1.315, 1.344 di Toyama, dan 1.132 di Niigata.
Dikutip dari NHK World – Japan
