NIINDO – Diskusi intensif berlangsung antara Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Bapak Abdul Kadir Karding, dengan perwakilan Registered Support Organization (RSO) di Jepang. Salah satu yang hadir adalah CEO Keihin Corporation 株式会社, Bapak Mahmudi Fukumoto.
Pertemuan ini menjadi ajang penting untuk membahas peluang sekaligus tantangan yang dihadapi pekerja migran Indonesia di Jepang, serta menyamakan visi bahwa Indonesia ingin menjadi mitra strategis Jepang dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, terampil, dan terlindungi.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri P2MI menegaskan bahwa pemerintah Indonesia kini semakin serius membangun ekosistem penempatan pekerja migran yang modern dan berkelanjutan. Melalui inisiatif Migrant Center dan Sekolah Vokasi Migran, calon pekerja dipersiapkan sejak dini dengan pembekalan bahasa Jepang, pelatihan keterampilan teknis, program sertifikasi, hingga sistem job matching yang lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan sektor industri di Jepang. Dengan sistem ini, diharapkan pekerja migran Indonesia tidak hanya siap secara mental dan kompetensi, tetapi juga mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Baca juga : World Expo 2025 Osaka: Penjualan Tiket Lampaui Titik Impas
Di sisi lain, Keihin Corporation 株式会社 sebagai salah satu RSO di Jepang berperan sangat krusial. Tidak hanya menjadi penghubung antara pekerja migran dan perusahaan penerima, Keihin juga memberikan dukungan administratif, teknis, serta perlindungan yang memastikan hubungan kerja berjalan dengan harmonis.
Peran RSO inilah yang membuat proses penempatan tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan tenaga kerja, tetapi juga menciptakan hubungan kerja yang berkelanjutan dan saling menguntungkan bagi kedua negara.
Lebih jauh, kerja sama strategis ini tidak terbatas pada sektor caregiver saja. Menteri P2MI bersama para mitra Jepang membuka diskusi untuk memperluas kesempatan kerja di berbagai bidang, mulai dari manufaktur, pertanian, konstruksi, teknologi informasi, hingga hospitality.
Baca juga : Festival Kemerdekaan! 80th RI Merdeka Cup & Pentas Seni Budaya Resmi Dimulai
Diversifikasi sektor ini menjadi bukti bahwa pekerja migran Indonesia memiliki potensi besar dan dapat berkontribusi lebih luas terhadap perekonomian Jepang, sekaligus membawa manfaat ekonomi bagi Indonesia.
Pertemuan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah untuk menempatkan pekerja migran dalam kondisi yang aman, terlindungi, dan bermartabat. Dengan adanya dukungan penuh dari mitra strategis di Jepang seperti Keihin Corporation 株式会社, visi tersebut menjadi semakin nyata.

Kolaborasi yang erat antara pemerintah Indonesia, RSO, dan perusahaan penerima di Jepang diyakini akan membuka babak baru dalam hubungan ketenagakerjaan kedua negara, membangun jembatan yang kokoh bagi masa depan pekerja migran Indonesia.
(np)
