Beranda » Festival Kemerdekaan! 80th RI Merdeka Cup & Pentas Seni Budaya Resmi Dimulai

Festival Kemerdekaan! 80th RI Merdeka Cup & Pentas Seni Budaya Resmi Dimulai

NIINDO – Suasana semarak menyelimuti Aoba Sky Field, Yokohama siang ini saat perayaan “80th RI Merdeka Cup & Pentas Seni Budaya” resmi dimulai. Pagi harinya, langit sempat diguyur hujan ringan. Para pengunjung datang dengan jas hujan dan payung, namun semangat mereka tak surut sedikit pun. Tak lama kemudian, hujan reda, awan perlahan menyingkir, dan sinar matahari menembus, membuat bendera merah putih berkibar lebih gagah di tengah lapangan.

Ribuan pengunjung yang terdiri dari diaspora Indonesia, pelajar, pekerja migran, komunitas, dan warga Jepang memadati area dengan nuansa merah putih, siap merayakan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Negeri Sakura.

Rangkaian acara dibuka di lapangan futsal dengan seremoni Pembukaan Keihin Cup, diikuti momen simbolis tendangan bola pertama oleh tamu kehormatan. Suasana sorak-sorai penonton mengiringi dimulainya pertandingan antar 32 tim diaspora dari berbagai kota di Jepang.

Baca juga : Kota Aomori Bersinar dalam Festival Nebuta yang Spektakuler

Usai seremoni pembukaan Keihin Cup, seluruh tamu VVIP bergeser menuju Stage 2 (ruang indoor) untuk mengikuti pembukaan resmi Pentas Seni & Budaya. Acara diawali dengan penampilan hadroh pembuka, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan bersama seluruh peserta.

Acara ini dihadiri tokoh-tokoh penting, di antaranya Mahmudi Fukumoto (Chairman MFI Association), Perwakilan dari KBRI yaitu diantaranya Muhammad Al Aula (Koordinator Pensosbud), Titik Nahilal Hamzah (Koordinator Fungsi Politik), Dara Yusilawati (Koordinator Fungsi Protokol), serta Kepolisian Tokyo dan Kanagawa, Tokushinkai, Bank Indonesia Tokyo, BNI Tokyo, dan Garuda Indonesia Tokyo.

Dalam sambutannya, Mahmudi Fukumoto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung acara ini:

“Acara hari ini adalah salah satu bentuk semangat dan kebanggaan kami sebagai warga negara Indonesia. Melalui seni, budaya, musik, dan tarian, kita menunjukkan bahwa di mana pun kita berada, kita tetap bisa berkarya dan menjaga kecintaan terhadap tanah air. Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya menjadi acara seremonial tahunan, tapi juga langkah positif untuk mempererat silaturahmi dan mengembangkan potensi generasi muda diaspora Indonesia di Jepang.”

Baca juga : Topan Krosa Diperkirakan Mendekati Kepulauan Izu pada Jumat

Tema tahun ini, “Diaspora Berkarya di Negeri Sakura”, menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan tetap menyala di manapun berada.

Setelah pembukaan resmi, rangkaian acara akan berlanjut sepanjang hari, menampilkan pentas seni budaya, lomba-lomba khas 17 Agustus, bazar kuliner nusantara, serta pertandingan Keihin Cup yang akan berakhir sore nanti.

(np)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.