NIINDO.COM – Tekanan atmosfer rendah yang berkembang pesat seiring dengan pergerakan ke timur di lepas pantai Jepang selatan membawa banyak curah hujan ke kawasan Kansai hingga Tokai.
Badan Meteorologi Jepang mengatakan udara hangat dan lembap yang mengalir dari dataran rendah serta fron yang menyertainya menyebabkan kondisi atmosfer sangat tidak stabil di Jepang barat dan timur.
Pejabat cuaca mengatakan kondisi ini tampaknya akan berlangsung hingga Rabu (13/03/2024) dengan kemungkinan terjadinya badai petir lokal.
Perkiraan curah hujan dalam kurun waktu 24 jam hingga Rabu pagi bisa mencapai 100 milimeter di wilayah Tokai dan 80 milimeter di wilayah Kanto-Koshin.
Baca juga : Gempa di Chiba Berkurang, Warga Diminta Tetap Waspada
Angin kencang diperkirakan terjadi di Jepang timur dan wilayah pesisir Pasifik di kawasan Tohoku hingga Rabu.
Cuaca buruk dan gelombang laut yang ganas diperkirakan berlangsung hingga Rabu, terutama di lepas pantai Kanto dan sekitar Kepulauan Izu.
Pejabat cuaca menyerukan kewaspadaan terhadap angin kencang, ombak tinggi, tanah longsor, banjir di daerah dataran rendah, meluapnya sungai, sambaran petir, tornado, dan hujan es.
Dikutip dari NHK World Japan
