NIINDO – Masyarakat diperingatkan agar waspada terhadap penipuan di situs belanja palsu yang menggunakan kecerdasan buatan (AI). Lebih dari sepuluh situs serupa telah ditemukan di Jepang, Amerika Serikat, dan Asia Tenggara.
NHK meminta perusahaan keamanan untuk memeriksa situs-situs perbelanjaan tersebut. Ditemukan bahwa bot percakapan AI yang mampu merespons dalam 20 bahasa digunakan untuk penipuan jenis baru.
Salah satu penipu membuat situs palsu dari Carousell, sebuah pasar komunitas berbasis web yang beroperasi di enam negara dan wilayah, terutama di Asia Tenggara.
BACA JUGA : Wali Kota Sagamihara Gunakan AI untuk Susun Pernyataan Majelis
Situs palsu tersebut menggunakan logo yang sama dan memungkinkan pengguna mencari produk berdasarkan kategori seperti halnya situs Carousell yang asli.
Platform palsu itu menawarkan layanan bot percakapan AI kepada orang-orang yang terdaftar sebagai penjual. Namun, bot percakapan tersebut ternyata mengelabui mereka agar mentransfer sejumlah uang dalam jumlah besar kepada penipu.
Seorang pakar mengatakan penggunaan AI sebagai alat penipuan merupakan ancaman serius. Ia menambahkan bahwa mungkin akan lebih sulit untuk mengidentifikasi situs web palsu karena bot percakapan AI meningkatkan keterampilan bahasanya.
Dikutip dari NHK News
