Beranda » Bank Jepang Pertahankan Kebijakan Moneternya

Bank Jepang Pertahankan Kebijakan Moneternya

NIINDO – Para pengambil kebijakan Bank Jepang (BOJ) tidak memberikan kejutan Natal untuk pasar keuangan dalam pertemuan terakhirnya tahun ini.

Bank sentral Jepang itu mengatakan akan membiarkan kebijakan moneter ultralonggarnya tetap sama setelah rapat dua hari yang berakhir pada Selasa (19/12/2023). Pemungutan suara di antara para pengambil kebijakan itu mencapai suara bulat.

Bank sentral akan mempertahankan suku bunga jangka pendek negatif. Pihaknya juga akan melanjutkan pembelian aset untuk mempertahankan suku bunga jangka panjang di sekitar nol persen.

BOJ mengatakan pihaknya mempertahankan apa yang disebutnya “batas atas” sebesar 1 persen untuk imbal hasil obligasi pemerintah bertenor 10 tahun sebagai referensi untuk operasi pasarnya.

BACA JUGA : Jepang & Thailand Berupaya Promosikan Kendaraan Listrik Jepang

Pada akhir Oktober, bank tersebut meningkatkan fleksibilitas alat moneter yang disebut Kontrol Kurva Imbal Hasil pada suku bunga jangka panjang.

Langkah ini menambahkan fleksibilitas pada ambang batas 1 persen untuk imbal hasil obligasi 10 tahun, dan bukan menganggapnya sebagai batasan yang kaku.

BOJ tetap mempertahankan kebijakannya yang longgar meskipun inflasi konsumen berada di atas target bank sentral sebesar 2 persen selama 19 bulan berturut-turut hingga bulan Oktober.

Bank sentral telah berulang kali mempertahankan kebijakan moneternya saat ini yang bertujuan untuk mencapai kenaikan harga yang berkelanjutan dan stabil yang didorong oleh pertumbuhan upah yang lebih kuat.

Dikutip dari NHK NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.