Beranda » Ekspor Makanan Laut Jepang ke Cina Anjlok 90%

Ekspor Makanan Laut Jepang ke Cina Anjlok 90%

NIINDO – Ekspor makanan laut Jepang ke Cina pada September anjlok tajam dibandingkan setahun sebelumnya. Hal ini terjadi setelah Beijing menangguhkan impor produk kelautan untuk memprotes pelepasan air yang telah diolah dan diencerkan ke laut dari PLTN Fukushima Daiichi.

Kementerian Perikanan Jepang mengatakan nilai ekspor mencapai 800 juta yen, atau sekitar 5,3 juta dolar, pada September. Nilai tersebut turun 90,8 persen dalam nilai yen dibandingkan tahun sebelumnya.

Cina menjadi pasar luar negeri terbesar untuk produk-produk tersebut. Ekspor sepanjang tahun lalu mencapai sekitar 578 juta dolar.

BACA JUGA : Musim Penangkapan Kepiting Salju Dimulai di Laut Jepang

Jepang tidak mengekspor kerang, teripang, atau tuna ke Cina pada September ini. Pengiriman terbatas pada produk nonmakanan seperti mutiara dan koral.

Sementara itu, ekspor produk pertanian, kehutanan, perikanan, dan pangan Jepang secara keseluruhan meningkat dalam sembilan bulan pertama tahun ini dibandingkan tahun 2022. Total ekspor pada Januari hingga September naik 5,8 persen menjadi sekitar 7 miliar dolar.

Angka tersebut melampaui satu triliun yen satu bulan lebih awal dibandingkan tahun lalu. Hal ini terjadi berkat pengiriman yang stabil ke Amerika Serikat menutupi penurunan ekspor ke Cina.

Dikutip dari NHK NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.