NIINDO.COM – Pejabat tinggi Olimpiade Jepang menegaskan bahwa informasi yang menyebut warga dari negara asing dilarang menonton pertandingan dalam Olimpiade mendatang adalah tidak benar.
Sebab hingga saat ini belum diputuskan oleh Panitia Olimpiade dan Paralimpiade.
BACA JUGA : Hati-hati, Pertama Kali dalam Setengah Abad Jadwal Kereta Api Jepang Berubah Lebih Cepat
“Tidak benar penonton asing dilarang masuk Jepang untuk menonton Olimpiade dan Paralimpiade. Semua masih dalam pertimbangan dan rapat lebih lanjut,” papar sumber R Susilo Tokyo , salah seorang pejabat tinggi Olimpiade Jepang, Minggu (14/3/2021).
Menteri Olahraga dan Ketua Olimpiade Seiko Hashimoto Jumat (13/3/2021) juga menyatakan hal senada.

“Kita akan putuskan minggu depan, selambatnya sebelum 25 Maret saat dimulainya estafet obor Olimpiade dari Fukushima,” kata Ketua Olimpiade Hashimoto.
Isu yang berkembang di masyarakat menurutnya merupakan upaya untuk menjatuhkan semangat dan keberhasilan Olimpiade.
BACA JUGA : Keraguan Tentang Penonton Luar Negeri Di Olimpiade
“Orang yang anti Olimpiade dengan segala cara berusaha menjelekkan dan membuat hoaks ke mana-mana termasuk ada media asing terkenal dan punya pengaruh besar juga karena dia tidak dapat iklan dari acara Olimpiade ini,” tambah sumber itu.
Minggu depan atau selambatnya sebelum 25 Maret mendatang, keputusan akan dibuat panitia yang telah diserahkan sepenuhnya oleh pihak IOC (Komisi Olimpiade Internasional) kepada Jepang mengenai kehadiran penonton asing saat Olimpiade dan Paralimpiade.
BACA JUGA : Suga Akan Bertemu Biden Di AS Bulan April
“Keputusan tersebut sambil melihat suasana penyebaran virus corona dan deklarasi darurat juga baru berakhir 21 Maret mendatang,” lanjut sumber itu.
Olimpiade dan Paralimpiade justru sebagai tempat internasional membuktikan manusia dapat melawan virus corona apabila bersatu semuanya.
“Kita harus bersatu dalam semangat Olimpiade Paralimpiade dan kebersamaan ini dapat membuktikan bahwa kita mampu melawan pandemi yang menakutkan saat ini,” tambahnya.
